bungkus rokok

Malaysia, Singapura, dan Thailand Menuju Bungkus Rokok Standar

Bungkus Rokok polos mulai diusulkan kebijakan penerapannya dalam Asia Pacific Conference on Tobacco or Health (APACT) 2016 yang diselenggarakan di Beijing, Tiongkok akhir September lalu.

bungkus rokok

“Malaysia telah mengumumkan rencana menerapkan bungkus rokok polos standar,” kata Jennie Lyn Reyes, Manajer Pengawasan dan Evaluasi Southeast Asia Tobacco Contol Alliance (Seatca).

Adapaun Thailand mempertimbangankan memasukkan klausul bungkus rokok polos standar dalam rancangan undang-undang mereka. Sedangkan Singapura sedang melakukan uji publik atas rencana penerapan bungkus rokok polos berstandar.

rokok

Berbeda dengan Indonesia, ketiga negara yang berencana menerapkan kebijakan bungkus polos tersebut bukan termasuk penghasil rokok. Sehingga kebijakan penerapan bungkus rokok polos akan memicu berkurangnya konsumsi.

rokok

Indonesia sebagai penghasil rokok, bahkan menjadi satu-satunya negara yang mempunyai produk khas berupa kretek. Pilihan untuk menerapkan bungkus rokok kemasan polos justru akan merugikan keuangan negara. Sebab, kebijakan kemasan bungkus rokok polos justru membuat konsumen tidak dapat membedakan produk rokok buatan dalam negeri dan rokok impor.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Membuat Mobil Formula dari Bungkus Rokok dan Bungkus Pasta Gigi

Kreatif terkadang tidak mengenal batasan, baik itu usia ataupun bahan baku. Bahwa setiap barang bisa diubah fungsi dan diberikan kegunaan baru termasuk bungkus rokok yang tak terpakai.

bungkus rokok

Seorang perokok yang kreatif bisa mengikuti salah satu cara membuat mobil Formula dengan bahan tak terpakai. Atau jika hendak lebih keren lagi, maka ajaklah anak anda untuk bersama-sama membuat kreatifitas dari bungkus rokok.

mobil-dari-bungkus-rokok

Bahannya sederhana, cukup sediakan gunting, bungkus rokok, bungkus odol, kertas, lidi atau tusuk gigi, dan lem.

rokok

rokok

Kemudian dari berbagai bahan diubah sedemikian mungkin hingga menyerupai mobil Formula. Lebih detail tentang cara pembuatan mobil Formula menggunakan bungkus rokok, ikuti langkah-langkah seperti yang tersaji di video di bawah ini.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Tas Unik dari Bungkus Rokok

Bungkus rokok yang tidak terpakai bisa menjadi sesuatu yang berharga di tangan Kakang Dhani. Dari kumpulan bungkus rokok yang sudah tak terpakai, Kakang Dhani mengolahnya menjadi tas. Lalu tas itu ia beri tali supaya bisa dislempangkan di tubuh si pengguna.

Tas Bungkus Rokok

Tak hanya itu, dari karton-karton barang tak terpakai pula, ia daur ulang supaya mempunyai fungsi anyar. Di antaranya berbagai boneka menarik, dari Kung Fu Panda, Venom, Spiderman, dan Batman.

bungkus rokok

rokok

Jika Anda tertarik melihat buah tangan ulet Kakang Dhani, silakan kunjungi saja akun Pinterest-nya.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Takut Harga Rokok Naik, Pemuda Borong Ratusan Bungkus Rokok

Isu kenaikan harga rokok sampai Rp50 ribu memang terbukti hanya rumor. Dirjen Bea Cukai pun menerangkan tidak mudah menaikkan harga rokok karena ada pertimbangan keberlanjutan industri hasil tembakau dan daya beli masyarakat. Tetapi, ada peristiwa yang mengelikan di Palembang diakibatkan isu kenaikan harga rokok.

rokok

Ialah Adi (38), seorang pemuda di Plaju, yang termakan oleh rumor kenaikan harga rokok. Begitu mendengar rencana kenaikan harga rokok ia langsung mengambil keputusan membeli rokok kesayangannya ke agen. Tak tanggung-tanggung, ia memborong 22 slop bungkus rokok Sampoerna Mild. Itu artinya ia punya 2.640 batang rokok.

bungkus rokok

“Beritanya rokok akan segera naik. Harganya kemungkinan Rp50 ribu sebungkus. Jadi saya cepat-cepat menyetok sebelum harga melambung tinggi,” katanya

Dengan persediaan rokok sebanyak itu, pekerja swasta ini mengaku tidak cemas bila bakal diberlakukan kenaikan harga rokok.

“Bila stok banyak, aman. Jadi terserah bila nanti harga rokok bakal naik. Pasti merokoknya akan lebih hemat lagi,” tambahnya.

rokok

Tetapi niatan untuk menghemat pengeluaran itu berujung pada tindakan konyol, sebab kenaikan harga rokok rumor belaka. Dan maksud berhemat, justru jadi pemborosan.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Apakah Kenaikan Harga Rokok 50 Ribu per Bungkus Efektif?

Wacana kenaikan harga rokok hingga Rp 50 ribu diperbincangkan publik belakangan ini.

Debat kusir di media sosial ini dipicu oleh penelitian Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Penelitian tersebut mencari harga rokok yang ‘pas’ untuk membuat rokok orang berhenti merokok.

Rokok

Dalam lansirannya bahwa harga yang tepat untuk satu bungkus rokok adalah Rp50 ribu dengan sebagian responden mengaku akan berhenti membeli rokok di tingkat harga tersebut. Perbandingan harga rokok dengan di luar negeri juga menjadi salah satu alasan yang diajukan oleh para peneliti.

bungkus rokok

“Penelitian sebelumnya di Malaysia, Singapura, Inggris, Australia menunjukkan kalau orang dihadapkan dengan kenaikan harga rokok dua kali lipat maka konsumsinya turun 30%,” kata Habbullah Thabrany, penulis utama laporan penelitian.

bungkus rokok

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, seperti dikutip BBC menjelaskan kenaikan cukai selama ini dilakukan bertahap. “Kalau hara Rp 50 ribu berarti terjadi kenaikan sebesar 300 persen, sementara dalam sejarahnya kenaikan harga itu puluhan saja,” katanya.

Ia memberikan penilian bila kenaikan drastis dapat menyebabkan penurunan produksi, ujungnya akan berdampak pada kesejahteraan tenaga kerja di pabrik serta petani tembakau dan cengkeh yang menjadi pemasok industri rokok.

Rokok

Dampak lainnya ialah merebaknya rokok ilegal. “Salah satu instrument penetapan harga itu kan cukai, yang merupakan bentuk pajak. Secara teori, ketika pajak terlalu tinggi akan ada dampak berupa produk ilegal,” terangnya.

Ilustrasi Gambar: Eko Susanto

Bungkus Rokok

Kotak Pengganti Bungkus Rokok Edisi Bapak Proklamator

Perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 dimanfaatkan oleh sejumlah kreator pembuat pengganti bungkus rokok. Para kreator ini membuat bungkus rokok edisi para Proklamator dengan menampilkan bapak bangsa sebagai sampul bungkus rokok.

Kotak Bungkus Rokok Proklamator

“Bungkus rokok tidak cuma berfungsi untuk menyimpan rokok, tetapi juga membuat penggunanya tampil trendi,” tulisnya dalam promosinya.

Bungkus Rokok

Pengunaan bungkus rokok jenis ini juga simple karena tidak harus mengeluarkan rokok dari bungkusnya terlebih dahulu. Box sengaja diperbesar sehingga rokok yang hendak disimpan bisa muat bersama bungkus rokok aslinya.

Kelebihan lain dari bungkus rokok pengganti ini adalah penggunaan bahan PVC yang lentur, dan motif gambar menggunakan printing laser, jadi tidak mudah luntur terkena sinar matahari, awet, dan tidak membuat kembung bungkus rokok.

Rokok

Tetapi, sebelum pesan, pastikan dulu merek rokok kesayangan Anda. Agar bungkus rokok pengganti sesuai ukurannya.

Ilustrasi gambar: Eko Susanto

Bungkus Rokok

Bisnis Jual Beli Bungkus Rokok Langka

Hobi mengoleksi bungkus rokok unik sudah umum diketahui. Kesenangan ini dilakukan dengan menyimpan bungkus rokok dari berbagai merek, terutama yang jarang ditemui. Demi mendapatkan koleksi ini pera penghobi seringkali melakukan perjalanan hingga pelosok desa. Begitu mendapatkan bungkus rokok yang belum dikenal dan bernama aneh, serta diproduksi sedikit, maka para penghobi koleksi bungkus rokok akan langsung membeli.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

Namun, kendala menjangkau daerah-daerah pelosok, membuat tidak semua bungkus rokok didapatkan dengan mudah. Biasanya untuk sesama penghobi, mereka cukup tukar bungkus rokok. Tetapi ada merek-merek yang diburu bahkan membeli bungkus rokok tertentu. Untuk bungkus rokok yang diperdagangkan biasa memang bungkus rokok yang jarang ada di pasaran, atau merek yang telah lama kolaps.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

Rokok

Rokok

Namun, belakangan bungkus-bungkus rokok banyak dicari oleh desainer atau pemilik kedai atau restoran yang hendak membuat konsep lampau. Maka bungkus-bungkus rokok dengan merek tertentu dan lawasan dicari sebagai pelengkap desain interior.

Ilustrasi gambar: Eko Susanto

Bungkus Rokok

Misteri Dibalik Gambar Peringatan Dua Tenggkorak di Bungkus Rokok

Coba Anda perhatikan gambar peringatan di bungkus rokok di atas. Terdapat seorang laki-laki dan dua tengkorak di belakangnya. Coba lebih diperhatikan lagi, bagaimana laki-laki itu terlihat ketakutan karena kehadiran dua makhluk halus yang tidak dikehendaki kehadirannya. Jika ditelisik lebih seksama buluh kuduk dari lelaki bermuka tegang itu pasti berdiri.

Rokok

Sampai sekarang saya masih belum mudeng dengan ilustrasi pria di gambar peringatan tersebut. Kenapa kok bertuliskan ‘Merokok Membunuhmu’ tapi settingan seperti sebuah film horor. Di mana tengkorak-tengkorak tersebut akan membalas dendam kepada penjahat, yang telah memperkosa dan membunuh keluarga-keluarganya. Sebetulnya yang membunuh itu rokoknya atau tengkorak-tengkorak tersebut? Akan lebih tepat bila deskripsinya diubah menjadi ‘Setan tengkorak akan membunuhmu’.

Alasan saya mengatakan seperti film-film horor, karena saya lahir tepat di zaman di mana Suzanna begitu tenar, dan seperti di film yang dia mainkan Suzanna adalah sosok hantu yang ingin membalas dendam kepada pembunuh suami, anak-anak dan dirinya sebelum diperkosa terlebih dahulu.

Bungkus rokok

Coba perhatikan wajah lelaki itu, benar-benar mirip dengan pemeran penjahat di film Suzanna. Muka agak garang, berkumis tebal dan gemar merokok, hanya saja kurang motor RX King.

Bagi orang merokok yang lain, mendapatkan bungkus rokok dengan gambar tersebut, justru akan melihat seperti bener juga nih gambar. Kalau saya merasa takut lewat tempat angker, lebih baik saya sambil merokok, karena dapat mengurangi rasa takut.

Rokok

Wah, kampanye pemerintah untuk membuat orang berhenti merokok akan gagal. Sebab di Indonesia, setiap jengkal gang-gang perumahan, setiap pelosok kampung, setiap jembatan, dan setiap gedung tua tak berpenghuni katanya angker. Di tempat-tempat itu, orang akan lebih tenang bila melewatinya sambil merokok.

Ilustrasi gambar: Eko Susanto

Bungkus rokok

RAUP JUTAAN RUPIAH DARI DAUR ULANG BUNGKUS ROKOK

Sampah merupakan bahan yang terkadang menjengkelkan. Tak sedap dipandang dan bikin orang kesal. Demikianlah yang mengantarkan Yeni Mulyadi Hidayat, wanita asal Cianjur, Jawa Barat, terjun mengelola bidang daur ulang sampah rumah tangga. Bagi Yeni, banyak barang bekas yang bisa dimanfaatkan, tak terkecuali bungkus rokok yang sering dibuang begitu saja.

Yeni Mulyani

Yeni Mulyani

“Awalnya dari kesal melihat sampah, gemes melihat sampah di jalanan. Jadi saya di mana pn, ke mana pun, kalau melihat sampah pasti saya ambil. Orang pada bilang saya gila, pemulung, tetapi saya bangga,” ucap Yeni seperti dikutip kompas.com.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

Ia mengambil bungkus rokok yang tergeletak di jalan atau telah tak terpakai. Barang-barang bekas lain seperti botol plastik, bungkus kopi, bungkus minuman ringan, dan sebagainya ia punguti.

Rokok

Rokok

Dari sana ia mulai memutar otak untuk mendaur ulang sampah menjadi kerajinan tangan, dari tas wanita, jam dinding, kotak tisu, toples, hingga piring koran.

Rokok

Rokok

Sejak memulai bisnis daur ulang barang bekas tahun 2013, usahanya berkembang. Ia mulai mengerjakan 4 orang rekannya dan sekarang membuat “Bank Sampah My Darling”, singkatan dari Bank Sampah Masyarakat Sadar Lingkungan. Di samping itu, secara ekonomi usahanya menjanjikan karena konsumennya mencapai mancanegara. Omzetnya pun lumayan, ia bisa mendapatkan puluhan juta ruliah per bulan dengan modal yang minim.

Ilustrasi gambar: Eko Susanto dan Kompas

Bungkus Rokok

KOLEKSI BUNGKUS ROKOK, MUSEUM INI HANYA TERBUKA UNTUK PENGUNJUNG 18 TAHUN KE ATAS

Museum House of Sampoerna (HoS), Surabaya, Jawa Timur, merupakan museum yang paling siap dikunjungi untuk yang ingin mengetahui perjalanan pabrik rokok HM Sampoerna. Berbagai alat, bungkus rokok, dan segala hal yang berhubungan dengan Sampoerna ada di sini.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

Museum HoS didirikan di rumah yang dahulunya ditinggali oleh pendiri Sampoerna, Liem Seeng Tek. Bangunan museum ini sempat menjadi gedung bioskop, dan sampai sekarang masih aktif menjadi pabrik rokok. Sebelum ditinggali oleh Liem, kompleks seluas 1,5 hektar ini mulanya dibangun untuk untuk panti asuhan khusus laki-laki Jongenz-Weezen-Inrichting.

Rokok

Rokok

Tak hanya memorabilia tentang Sampoerna dan peninggalan zaman sistem produksi rokok khas Indonesia, tapi di sini, pengunjung juga bisa memperlajari perjalanan  hidup Liem Seeng Tek dalam membangun usaha. Liem bukan orang yang berhasil dengan seketika, ia memulai usaha dari kecil dahulu. Ia pernah hidup menggelandang dan bekerja serabutan, sebelum usaha pabrik rokok membesar.

Namun, perlu diingat, Museum HoS ini tak bisa dikunjungi oleh sembarang orang. Sebab, para pengunjung harus menunjukkan kartu identitas sebelum masuk. Museum ini hanya boleh dimasuki oleh mereka yang telah berusia 18 tahun ke atas.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

“Karena di sini adalah museum rokok, tembakau, dan cengkeh. Sesuai aturan pemerintah merokok hanya diperbolehkan untuk usia 18 tahun ke atas. Jadi sini juga,” kata salah seorang pekerja di Museum HoS.

Foto oleh : Eko Susanto