BUNGKUS ROKOK

Rokok Kretek Asing Berbanderol Murah Bisa Ancam Industri Domestik

Seluruh stakeholder pertembakauan meski waspada terhadap penetrasi rokok asing yang semakin tajam menggerus pasar rokok domestik.

Peneliti dari Asosiasi ekonomi Politik Indenesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengingatkan itu menyusul beredarnya rokok kretek dengan brand asing yang memasang banderol Rp12.000 per bungkus.

“Ini jelas tragedi, karena rokok kretek yang selama ini dihasilkan oleh bangsa Indonesia, menjadi budaya dan produk asli Indonesia, kini bisa diimpor dari luar negeri dan dijual dengan harga murah,” terang Salamuddin Daeng dalam rilisnya.

BUNGKUS ROKOK

BUNGKUS ROKOK

Meski diklaim sekadar mengganti kemasan dari rokok kretek yang ada sebelumnya brand nasional, Daeng memastikan, ada kesengajaan dari perusahaan rokok asing untuk mengincar pasar rokok kretek Indonesia. Lebih jauh, mereka bahkan mengincar perusahaan-perusahaan rokok kretek Indonesia untuk dibeli, mengincar sektor UKM produsen rokok kretek untuk dihancurkan, lalu diambil alih pasarnya.

“Caranya adalah dengan mengacak-acak kebijakan cukai, menekan perusahaan kecil dengan cukai mencekik, menyetarakan dengan perusahaan besar dan asing,” kata Daeng.

Ia mengakui Industri Hasil Tembakau (IHT) memang memiliki pangsa pasar sangat besar di Indonesia. Menurut Daeng, nilai pasar tembakau Indonesia mencapai Rp 450 – 500 triliun per tahun. Dari nilai pasar sebesar itu, ia mencatat, hanya 30% yang masih dikuasai perusahaan lokal.

“Jadi, tinggal sedikit nilai perdagangan tembakau yang tersisa di Indonesia? Bagaimana kalau nanti seluruh produk rokok termasuk kretek diimpor? Rakyat Indonesia dengan jumlah perokok lebih dari Rp 100 juta orang hanya akan menjadi lahan jarahan asing,” jelasnya.

BUNGKUS ROKOK

BUNGKUS ROKOK

Itu sebabnya, Daeng mewanti-wanti, ketahanan sub-sektor tembakau harus diperjuangkan. Terlebih jika mengingat, nilai pendapatan negara dari cukai mencapai Rp 150 triliun. Belum termasuk pajak yang dibayarkan oleh industri. Nilai cukai tembakau ini, lanjut Daeng, setara dengan tiga kali pendapatan sektor ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral). Yakni gabungan sektor migas, mineral dan batubara, atau setara 15 – 30 kali sumbangan royalti Freeport.

“Artinya, kalau IHT jatuh semua ke tangan asing, maka sebenarnya habis sudah ekonomi Indonesia,” tegas Daeng.

bungkus rokok

Kisah Lucu dari Pesantren: Nikmatnya Join Rokok Kiai

Di sebuah pesantren, santri tidak diperkenankan merokok. Kiai pengasuh pesantren tidak segan-segan menjatuhkan hukuman bagi santri bandel yang memaksakan diri merokok di area pesantren.

Beberapa santri yang tidak tahan ingin merokok mencari-cari kesempatan di malam hari. Di hari gelap itu, di sudut-sudut asrama atau di gang-gang kecil atau di tempat jemuran pakaian para santri biasanya mencuri kesempatan untuk merokok.

bungkus rokok

bungkus rokok

Suatu malam, seorang santri ingin mencuri kesempatan untuk merokok. Dia bergegas ke kebun belimbing. Sebagaimana malam-malam sebelumnya, bila kebetulan dia kehabisan rokok, dengan mudah dia meminta rokok ke teman-temannya yang merokok. Dia samperin sebuah nyala api kecil di dekat pohon belimbing.

“Kang, join rokoknya ya…” katanya kepada seorang yang didekatinya itu.
Temannya itu, langsung memberikan rokok kepadanya.

Santri menerimanya seolah sedang beruntung mendapatkan hadiah. “Alhamdulillah, nikmatnya…” katanya, dan diteruskan isapan rokoknya

bungkus rokok

bungkus rokok

Bara rokok makin membesar ketika isapan selanjutnya. Sampai wajah seorang yang dimintai rokok terlihat secara samar-samar. Ternyata, yang dia mintai rokok adalah kiainya sendiri.

Santri kaget dan ketakutan. Dia langsung kabur. Lari tunggal langgang tanpa sempat mengembalikan rokok yang dipinjamnya.

Sang kiai yang merasa rokoknya dibawa kabur, segera berteriak, ”Hei, rokok saya jangan dibawa. Itu tinggal satu-satunya!”

bungkus rokok

Bea Cukai KEPRI Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal

Langkah pemusnahan dan pemberantasan produk rokok ilegal kembali dilakukan oleh jajaran Direktorat Jenderal Bea Cukai. Kali ini jajaran DJBC Kepulauan Riau melakukan tugasnya. Sebanyak 12.249 botol dan 13.848 kaleng minuman keras, serta 1.454.506 batang rokok ilegal hasil penindakan dari barang-barang ilegal tak bercukai dan tak terdaftar.

cukai rokok

Tugas dan Fungsi DJBC pada tahun ini relatif cukup berat, mengingat peredaran rokok dan minuman tak bercukai banyak sekali di pasaran, selain itu target penerimaan pajak cukai semakin tinggi. Kedua produk ini; rokok dan minuman keras resmi adalah salah satu produk andalan mendapatkan pajak dalam jumlah tinggi tiap tahunnya. Khususnya rokok, di tahun 2018 hasil cukai rokok digunakan Pemerintah untuk menutup biaya defisit BPJS Kesehatan.

rokok

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus KEPRI, Agus Yulianto mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan selama periode tahun 2018 dan 2019. “Barang bukti ini merupakan hasil penindakan jajaran DJBC pada periode 2018 dan 2019. Di mana masing-masing terdapat 1.454.506 batang rokok dan 12.294 botol dan 13.848 kaleng miras,” ujarnya seusai acara pemusnahan di Kanwil DJBC khusus Kepri, Rabu (13/2/) sore.

Pemusnahan barang ilegal ini dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk botol dan kaleng minuman keras. Sedangkan pemusnahan rokok ilegal dilakukan dengan cara dibakar. Pemusnahan seluruh barang bukti ini dilakukan lengkap dengan jajaran TNI, Polri dan juga satpol PP.

rokok

Penindakan barang-barang illegal tak bercukai ini akan terus dilakukan jajaran DJBC di seluruh Indonesia. Hal ini perlu, karena maraknya peredaran barang-barang illegal. Tentu saja kinerja DJBC ini akan lebih efektif dengan bantuan dari masyarakat sekitar yang aktif melaporkan tindakan mencurigakan.

bungkus-rokok

Dampak Rokok Ilegal Terhadap Penerimaan Negara

Tahun 2019 ini, Pemerintah secara resmi menetapkan tidak menaikkan tarif cukai rokok. Kendati demikian, target penerimaan dari sektor cukai ini dinaikkan menjadi sebesar Rp158,8 triliun. Hal tersebut tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi Direktorat Bea Cukai.

Salah satu cara yang wajib dilakukan untuk mencapai target penerimaan cukai ketika tarif cukai tidak naik tentu saja adalah dengan mengawasi secara maksimal peredaran rokok ilegal.

cukai rokok

Rokok ilegal di sini adalah rokok yang tak dilengakapi pita cukai resmi. Ada pula rokok yang dipalsukan mereknya, sehingga seolah-olah terlihat asli/legal padahal palsu alias illegal. Akademisi sekaligus Ketua Program Studi Magister Manajemen FE Universitas Muria Kudus, Dr. Joko Utomo berpendapat, peredaran rokok ilegal yang beredar di masyarakat cukup beragam modusnya antara lain rokok polos, dilekati pita cukai palsu, dilekati pita cukai bekas, maupun dilekati pita cukai yang salah atau tidak sesuai dengan peruntukannya.

cukai rokok

Direktorat Bea Cukai dan dibantu jajaran terkait kini rutin mengadakan operasi pemberantasan produk ilegal. Dengan dibantu dari informasi masyarakat-masyarakat, operasi ini berlangsung efektif. Di Kudus misalnya, pihak Bea Cukai banyak menemukan rokok-rokok ilegal yang masih beredar di pasaran.

“Keberadaan rokok dan cukai palsu tersebut sangat merugikan industri rokok legal, serta penerimaan negara khususnya pendapatan cukai rokok. Sementara pengawasan peredaran rokok illegal jangan hanya diserahkan oleh pemerintah, namun ini adalah tanggung jawab kita semua baik stakeholder maupun masyarakat. Mari kita sama-sama mengawasi peredaran rokok illegal yang bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai yang akan dinikmati oleh warga dan masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah sebagai sentra produksi rokok”, ujarnya saat ditanyai pendapat soal dampak rokok illegal di Indonesia.

bungkus-rokok

Penerimaan cukai yang cukup besar memerlukan kontribusi aktif semua pihak. Tak hanya dari kalangan Bea cukai, satpol pp, namun juga masyarakat sekitar juga bisa berperan aktif. Begitu pun para pengusaha dan industri sigaret kretek, perlu untuk saling bahu membahu memberantas peredaran dan produksi rokok illegal. Jika semua dilakukan dengan rutin dan sama-sama berkontribusi aktif, target pendapatan cukai di tahun 2019 akan tercapai.

Semua ini demi keberlangsungan perekonomian dan pembangunan Negara. Hal ini penting karena sebagian besar APBN Negara disumbangkan cukup besar dari penerimaan pajak cukai rokok.

bungkus rokok

Tahapan Proses Pembuatan Rokok Kretek Tangan

Apa yang membedakan kretek dengan rokok? Tahukah kalian bahwa kretek itu bukan rokok. Ia adalah warisan asli budaya khas Indonesia. Dahulu, kretek dibuat sebagai obat asma dan penyembuh batuk. Lambat laun, kretek kemudian disempurnakan untuk bisa dinikamti semua kalangan. Kretek bukanlah rokok. Ia ada dan hanya dibuat di Indonesia.

rokok

Kretek adalah campuran tembakau, cengkeh dan saos. Setiap produsen kretek di Indonesia punya komposisi dan racikan khusus yang membuatnya khas. Haji Djamhari adalah orang kali pertama yang mempopulerkan sigaret cengkeh (clove cigarette) pada kisaran abad ke-19  ang kemudian dinamakan kretek.

Haji Djamhari menjadi salah satu dari sekian banyak bumiputera, khususnya di Jawa pada masa itu yang mengetahui bagaimana meracik tembakau dan rempah-rempah dengan citarasa tersendiri.

Nah, lantas, bagaimanakah sebenarnya urutan langkah peracikan kretek yang umum dipraktikkan dalam berbagai pabrik kretek tradisional di Indonesia?

Pertama adalah Ngiping. Anda siapkan papir atau kertas pembungkus rokok.

Kedua adalah proses Nggiling. Ambil sejumput tembakau, campurkan cengkeh sesuai takaran atau komposisi seselera kalian. Ratakan dalam kertas papier. Alat pembungkus tembakau bisa anda dapatkan di toko-toko penjual tembakau.

Setelah racikan kalian anggap sempurna, perlahan-lahan ratakan di semua bagian papier, kemudian gulung perlahan-lahan membentuk gulungan bundar sempurna. Lalu rekatkan dengan lem, bisa menggunakan nasi, atau paling sederhana menggunakan air liur. Namun untuk produksi pabrik, lem yang digunakan telah tersedia khusus. Ia dari bahan herbal yang aman.

orang merokok

Ketiga adalah bathil. Proses ini adalah memotong bagian tembakau di kedua ujungnya agar tembakau dalam lintingan terbentuk sempurna.

Keempat adalah menyempurnakan seluruh hasil lintingan manual kretek, dikenal dengan sebutan Nglongsong.

Kelima adalah Nyonthong. Proses ini adalah memasukkan kretek ke dalam bungkus rokok. Di mana 1 bungkus biasanya berisi 12 batang Kretek. Kadang juga berisi 16 batang Kretek.

rokok

Keenam adalah Ngeslop atau Ngebal. Proses ini adalah mengumpulkan hasil dari proses Nyonthong, di mana 1 slop kretek berisi 10 pak, dan 10 slop berarti berisi 1 bal kretek.

Bagaimana, Anda tertarik. Tak perlu sampai memproduksi dan menjualnya sendiri. Cukuplah menikmati hasil lintingan Anda sendiri. Kecuali, jika hasil racikan Anda ternyata disukai banyak orang, Anda bisa menjualnya.

bungkus rokok

Ditjen Bea Cukai Terus Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Salah satu hal yang terus dilakukan Ditjen Bea Cukai tahun ini adalah menekan peredaran rokok ilegal. Hal ini dilakukan karena pada tahun 2019, Pemerintah tak menaikkan tarif cukai, sehingga Bea Cukai harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi target realisasi pajak.

cukai rokok

Salah satu cara menekan peredaran rokok ilegal yang dilakukan oleh Ditjen Bea Cukai adalah dengan aktif melakukan operasi penindakan rokok ilegal dan barang kena cukai lainnya. Seperti yang dilakukan baru-baru ini oleh Ditjen Bea Cukai Kudus dan Meulaboh, Aceh.

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Imam Prayitno mengungkapkan kronologi penindakan yang telah dilakukan oleh jajarannya. Kegiatan penenindakan bermula pada hari Selasa (15/1/2019), petugas Bea Cukai Kudus memperoleh informasi tentang sebuah bangunan yang diduga sebagai tempat penimbunan dan pengemasan rokok ilegal di daerah Jepara, Kudus.

rokok

Berdasarkan informasi tersebut tim mendapatkan alamat Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Tim Bea Cukai kemudian melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang dimaksud dan diperoleh barang bukti rokok yang ilegal sebanyak 96.000 batang dengan nilai barang sebesar Rp68,6 juta.

“Di desa yang sama tim melakukan pemeriksaan kedua terhadap bangunan yang berdasarkan informasi dari masyarakat digunakan untuk menimbun atau mengemas rokok diduga ilegal. Dari hasil pemeriksaan, tim memperoleh fakta bahwa terdapat 523.800 batang rokok yang diduga ilegal berjenis SKM dalam berbagai merek,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Kudus.

rokok

Total barang bukti dari hasil operasi ini sebanyak 1,15 juta batang rokok dan 370 keping pita cukai yang diduga ilegal dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp828,8 juta. Dari hasil penindakan ini, potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari adanya barang ilegal tersebut ialah sebesar Rp547,2 juta.

Dalam kesempatan yang sama, Bea Cukai Meulaboh juga melakukan penindakan serupa. Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh, Akbar Harianto menyatakan bahwa Bea Cukai Meulaboh berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal sebanyak 56.100 batang rokok ilegal.

“Penindakan dilakukan di Pasar Kampung Air Simeulue Tengah. Perkiraan nilai barang dari operasi penggagalan tersebut diperkirakan mencapai Rp23,1 juta dengan perkiraan kerugian negara mencapai Rp19,5 juta,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh.

Dalam aktivitas penindakan di kedua wilayah tersebut total Ditjen Bea Cukai berhasil meringkus lebih dari 1,3 juta batang rokok ilegal.

bungkus rokok

Plesetan Kepanjangan Merek Rokok yang Jadi Guyonan Anak Muda

Sepanjang berdirinya republik ini, dari masa ke masa, selalu ada guyonan yang membawa merk rokok. Entah siapa yang memulainya, namun dari masa ke masa, kepanjangan dari merek rokok selalu berhasil eksis pada jamannya. Dulu ada rokok putih bermerk KANSAS, yang punya kepanjangan Kami Anak Nakal Suatu Saat Akan Sadar. Rokok ini sekarang sudah tidak ada lagi.

Kendati demikian, seiring dengan banyak produk rokok yang beredar, guyonan tentang kepanjangan rokok ini pun rasanya tak pernah surut.

bungkus rokok

Wismilak contohnya, ia kepanjangan dari Wanita Manis Maminya Galak. Guyonan ini mengangkat soal lelaki yang tak berani bertemu Ibu dari wanita yang disukainya. Hmmm…

Ada pula merk rokok Bohem; Belaian Om-Om Emang lebih Ehem. Kalau ini jelas cerita soal lelaki bujang yang kalah bersaing mendapatkan hati wanita dengan lelaki yang berumur dan pantas disebut Om-Om.

Ada pula Djarum yang diplesetkan menjadi Duda dan Janda berbau Harum.   Atau versi lainnya yang lebih lengkap, Djarum Super: Jarang di Rumah Suka Pergi (yang kalau versi kasarnya, Suka Pergi diganti menjadi Suka Perek)

rokok

Sampoerna diartikan sebagai Salam dari Poejangga buat Ngana. Ini jelas kisah cinta yang berkisah romantis, berkirim surat, puisi dan segala macam berbau sastra.

Ada lagi merk rokok LA, salah satu produk yang digemari generasi milenial. LA dipanjangkan menjadi Lumayan Anjay!

bungkus rokok

Kemudian ada merek rokok kretek lawasan, Dji Sam Soe yang diplesetkan menjadi; Djijik Sama Kamu, Soe! Ini hampir sama seperti kepanjangan merk rokok LA, bernada ejekan.

Malboro juga tak luput dari guyonan ini. Ia diplesetkan menjadi Marah mulu, Santai Bro! Jelas ini ditujukan ke sesama rekan yang Sukanya marah-marah dan ngomong dengan nada tinggi.

Terakhir ada merk rokok Gudang Garam, dari kepanjangan Semanis Gula Seriang Gadis Remaja.

Guyonan ini akan terus berlanjut tiap masa. Selalu segar dan menarik untuk dinanti.

bungkus rokok

Mengulas Kandungan Nikotin pada Rokok Kretek

Di pasaran, ada banyak jenis rokok yang beredar, dari mulai rokok kretek, rokok putih, rokok elektrik, dan lain sebagainya. Masing-masing punya jenis dan kandungan yang berbeda-beda. Kendati demikian, zat yang akan selalu ada pada rokok lazimnya adalah tar dan nikotin.

Kandungan tar dan nikotin ini biasanya tercantum pada bagian samping bungkus rokok.

rokok

Nah, usut punya usut, ternyata rokok asli Indonesia berbeda jauh dengan produk rokok luar negeri. Memang sama-sama rokok, namun punya jenis dan kandungan tar serta nikotin yang berbeda-beda.

bungkus rokok

Mari kita bahas satu per satu.

Rokok Putih

Rokok ini hanya berisi tembakau saja. Tanpa dicampur dengan bahan lainnya. Biasanya sering dicampur dengan menthol atau perasa lain, sehingga menimbulkan sensasi dingin. Rokok jenis ini contoh produknya adalah Marlboro, Lucky Strike, Marcopolo, Ardath, dll.

Cerutu

Jenis rokok yang berisi gulungan tembakau kering pilihan. Daun tembakau digulung secara presisi hingga berbentuk bulatan besar layaknya rokok. Ukuran cerutu relatif lebih besar dibandingkan dengan rokok.

Kretek

Rokok ini adalah asli produk Indonesia yang bila dibakar lalu dihisap mengeluarkan bunyi kretek…tek…tek… Kretek berisi tembakau, cengkeh, saus dan juga tembakau asli Indonesia.

Tiga jenis rokok tersebut memiliki kandungan nikotin dan tar yang berbeda-beda. Tiap negara mempunyai aturan standar kandungan nikotin dan tar pada rokok yang beredar dan diproduksi. Di Indonesia aturan ini tertuang pada PP Pengamanan Rokok bagi Kesehatan (PP 81/1999) yang menetapkan bahwa setiap batang rokok tidak boleh melebihi 1,5 mg nikotin dan 20 mg tar.

Namun aturan ini tak sepenuhnya berlaku efektif, karena banyaknya produk rokok yang beredar di pasaran baik dari dalam dan luar negeri.

rokok

Dari tiga jenis rokok ini kandungan nikotin dan tar tertinggi adalah pada Cerutu, karena ia sepenuhnya menggunakan tembakau.

Sedangkan pada kretek jumlah kandungannya bervariasi. Ada rokok kretek yang memiliki kandungan nikotin dan tar yang rendah yaitu 0,1-0,85 mg nikotin dan 0,98-19,93 mg tar per batang rokok. Akan tetapi, ada pula rokok kretek yang mengandung lebih dari batas maksimal dan cukup tinggi. Ada kretek yang mengandung nikotin hingga 4,04 mg/ batang dan tar sebanyak 57,26 mg/ batang.

Rokok kretek yang merupakan rokok khas Indonesia memiliki rata-rata jumlah kandungan nikotin. Pada sigaret kretek tangan, rata-rata kandungan nikotin adalah 2,11 mg/ batang dan kandungan tar sebesar 41,09 mg/ batang. Pada sigaret kretek mesin, kandungan nikotin dan tar memang lebih rendah, yakni 1,38 mg nikotin dan 23,7 mg tar untuk setiap batang rokok.

bungkus rokok

Mitos Tentang Perokok Pasif yang Sudah Sangat Usang

Apa itu perokok pasif? Jika anda googling, inilah penjelasan yang akan muncul di layer computer anda di baris atas sebelah kanan; Perokok pasif merupakan seseorang yang menghirup asap rokok dari perokok aktif. Paparan asap rokok dapat menyebabkan penyakit serius hingga kematian. Dampak dari asap rokok menjadi pembahasan serius oleh para ilmuwan.

rokok

Coba anda buka dan telusuri, pada halaman penjelasan menyoal perokok pasif, terdapat banyak sekali keanehan, khususnya soal hasil-hasil riset tentang bahaya perokok pasif. Bahaya perokok pasif mulai didengungkan sekitar tahun 70-an, yang memulainya adalah Amerika Serikat. Pada 1972 isu perokok pasif dianggap merusak kesehatan pertama kali dibahas.

orang merokok

Selanjutnya dalam Surgeon General Report United States, isu ini dibahas lagi berturut-turut pada tahun 1979, 1982, dan 1984. Kemudian pada 1992, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) merilis hasil penelitian yang menyatakan bahwa menjadi perokok pasif sangat berbahaya bagi kesehatan. Hasil riset mereka menyatakan bahwa para perokok pasif mempunyai resiko terkena kanker paru-paru.

bungkus rokok

Riset tersebut bertahan hanya 3 tahun saja karena ada riset terbaru yang dikeluarkan oleh Congressional Research Service (CRS). Hasil riset ini melewati penelitian panjang selama 20 bulan, yang dilakukan secara kritis dan mendalam. Hasil riset ini berhasil membantah asumsi dan simpulan yang dikeluarkan EPA terkait perokok pasif. Bulan November 1995 riset itu dikeluarkan dan berhasil membantah riset EPA. Selanjutnya pada 1998, hakim federal memenangkan hasil riset CRS dan membatalkan berlakunya hasil riset EPA. Isinya adalah perokok pasif tak terkena resiko kanker paru-paru akibat paparan asap rokok dari perokok aktif.

rokok

Kendati demikian, isu tentang rokok pasif ini masih saja beredar dengan bebas tidak sesuai dengan riset yang baru. Beberapa bahkan banyak yang meyakini bahwa perokok pasif punya potensi yang jauh lebih besar terkena kanker ketimbang perokok aktif.

Perokok dan non perokok sama-sama berpotensi terkena resiko suatu penyakit. Bukan hanya disebabkan dari rokok, tapi juga asap kendaraan bermotor, asap pabrik-pabrik, polusi udara, pola makan, dsb.

bungkus rokok

Rokok Elektrik yang Mengancam Eksistensi Rokok Kretek

Era globalisasi yang penuh dengan inovasi teknologi mau tak mau memang mengancam produk-produk konvensional. Salah satunya adalah rokok kretek. Keberadaa rokok konvensional ini semakin terancam karena munculnya rokok elektrik.

Tak bisa dimungkiri bahwa kehadiran rokok elektrik seperti vape di Indonesia memang erat kaitannya dengan usaha mematikan produk kretek Indonesia.

bungkus rokok

Hal tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2010. Saat itu marak aturan-aturan dan kampanye pengendalian tembakau melalui kementerian kesehatan dalam UU kesehatan no 36 tahun 2009. Kampanye tersebut salah satunya adalah menawarkan produk alternatif menyehatkan dengan rokok elektrik. Kampanye ini getol disuarakan oleh organisasi kesehatan oleh Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik. Rokok elektrik dianggap produk aman untuk dikonsumsi dan lebih menyehatkan ketimbang rokok konvensional.

Nyatanya, rokok elektrik tak sepenuhnya menyehatkan. Sudah banyak lembaga penelitian yang menganggap bahwa rokok elektrik punya dampak yang buruk untuk kesehatan.

rokok

The New England Journal of Medicine misalnya, pernah mempublikasikan bahwa rokok elektrik melepaskan formaldehida. Zat tersebut bisa menjadi penyebab kanker (karsinogen) ketika dipanaskan dengan baterai yang diatur pada tegangan tinggi.

Di Amerika Serikat, Departemen Kesehatan Masyarakat California malah sudah merilis sebuah laporan yang menyatakan rokok elektrik merupakan ancaman bagi kesehatan dan menyerukan regulasi terhadapnya.

Kendati demikian, peredaran rokok elektrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang masif. Orang-orang mulai banyak menggunakan rokok elektrik alih-alih rokok kretek yang notabene merupakan produk asli Indonesia.

rokok

Hal ini tentu sangat berbahaya bagi industri tembakau dan cengkeh tanah air. Maklum saja, rokok kretek merupakan salah satu industri yang mampu menopang ekonomi dan memberikan banyak lapangan pekerjaan.

Hadirnya rokok elektrik mau tak mau memang menggerus keberadaan rokok kretek.

Entah kelak siapa yang bakal menang, namun yang jelas, tentu kita semua berharap industri rokok kreteklah yang bertahan. Sebab, bagaimanapun, rokok kretek merupakan industri strategis yang mampu mengoptimalkan potensi komoditi pertanian (tembakau dan cengkeh) serta memberikan lapangan pekerjaan bagi lebih dari 6 juta orang.