bungkus rokok

GanzToro, Kaskuser yang Hobi Mengoleksi Bungkus Rokok

Di seluruh dunia, ada banyak sekali kolektor bungkus rokok yang selalu telaten mencari dan mengoleksi bungkus rokok dari berbagai daerah. Mengoleksi bungkus rokok memang sudah menjadi semacam hobi tersendiri yang punya banyak peminat.

bungkus rokok

Indonesia, sebagai salah satu satu negara sentra tembakau dan rokok tentu saja punya banyak kolektor bungkus rokok.

rokok

Dari sekian banyak kolektor, nama Ganztoro adalah salah satunya. Ia adalah salah seorang Kaskuser (Pengguna kaskus) yang memang dikenal sebagai seorang kolektor rokok.

ganztoro

Di akun kaskusnya, Ganztoro beberapa kali memamerkan koleksi bungkus rokoknya yang ia simpan di sebuah album foto.

Ganztoro mengaku ia sudah mengoleksi bungkus rokok sejak SD.

bungkus rokok

Ganztoro mengatakan bahwa ketika dirinya melakukan perjalanan ke luar kota ia selalu menyempatkan diri untuk mencari merek rokok yang unik. Sampai sekarang jumlah koleksinya mencapai ratusan jenis.

bungkus rokok

Djarum 76, Rokok yang Desain Bungkusnya Banyak Ditiru.

Indonesia ini memang negara yang kreatif, hampir semua produk bermerek selalu ada tiruanya. Dari mulai motor, ponsel, baju, sepatu, dan lain sebagainya.

rokok

Nah, dari sekian banyak produk bermerek, rokok menjadi salah satu produk yang juga banyak dan mudah untuk dipalsukan. Maklum saja, persaingan dunia rokok memang cukup keras, di mana pangsa pasar utama rokok dikuasai oleh merek-merek besar, sehingga salah satu strategi yang dipakai oleh merek-merek kecil alias merek pinggiran adalah dengan membuat kemasan bungkus rokok yang tampilan bungkusnya hampir sama seperti merek-merek besar.

rokok

Salah satu merek besar yang bungkusnya banyak ditiru oleh rokok-rokok kecil adalah Djarum 76. Ya, Merek rokok Djarum 76 yang diproduksi PT Djarum, Kudus ini memang menjadi rokok yang kerap dipalsukan.

rokok mirip djarum 76

Beberapa rokok yang kemasannya menyerupai rokok Djarum 76 antara lain Dinamit, Rohmah, Gunung, Istana, Lodjie, Piala Dunia, Sadam, sampai Forum Djaja.

bungkus rokok

Akankah Kopi Diperlakukan Seperti Rokok?

Sejak beberapa waktu terakhir ini, masyarakat Indonesia dijejali oleh berbagai pemberitaan yang memuat informasi dari Lembaga Pendidikan dan Riset mengenai Bahan Berbahaya yang melakukan klaim semena-semana terhadap kopi. Penelitian tersebut mempublikasikan kopi menghasilkan sel akrilamida, sel yang memicu timbulnya sel kanker saat dipanggang.

rokok

Hasil penelitian di Amerika Serikat tersebut kembali membuat geger penikmat kopi dan para pekerja di industri ini. Meski demikian, bila dicermati bahwa wacana tersebut telah berkembang lama. Pada 1991 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah pula mengaitkan kopi dengan penyakit kanker kandung kemih. Namun, selang 25 tahun kemudian WHO memutuskan menarik keputusan tersebut, berdasarkan hasil evaluasi terbaru pada lebih dari 50 studi tentang hubungan kanker dengan berbagai jenis minuman seperti kopi.

orang merokok

Sebenarnya, semua makanan atau minuman yang dimasak dengan panas di atas 120 derajat celcius akan menghasilkan senyawa akrilamida. Namun, yang menjadi pertanyaan selanjutnya, pada takaran berapa tubuh manusia mampu toleran dengan kadar akrilamida yang dihasilkan oleh proses pembakaran kopi. Itu yang seringkali dilewatkan. Sama seperti anggapan umum tentang rokok yang sama-sama mengalami proses pembakaran.

rokok dan kopi

Melihat pola yang terjadi, rasanya tak heran jika kemudian menyebut kopi sedang dalam proses untuk dirokokkan. Bukan mustahil jika di masa depan, kemasan kopi bisa dikenakan aturan seperti kemasan bungkus rokok, yaitu diwajibkan mencantumkan label peringatan.

rokok

Omahtingwe.com, Website Khusus Jual Beli Rokok Lintingan

Tumbuhnya industri hasil tembakau di Indonesia membuat tuntutan untuk memproduksi rokok dengan teknologi modern berkembang pesat. Namun, perkembangan tersebut tidak otomatis menyingkirkan keberadaan penggemar rokok tingwe (linting dewe).

tingwe

Salah satu rujukan untuk memenuhi kebutuhan asupan bahan baku rokok tingwe tersebut ialah di omahtingwe.com. Situs ini memberikan kesempatan bagi penggemar tingwe untuk melakukan transaksi jual beli secara online.

orang merokok

Di sana tersedia tembakau rokok dari berbagai daerah, papir, filter, oslog atau rolan, lem. Juga cengkeh dan saos. Selain itu berbagai assesoris seperti tempat rokok, korek, pipa juga disediakan oleh pelapak.

rokok tingwe

Sebagai perbandingan satu paket starter kit dijual dengan harga Rp 20 ribu. Di sana telah tersedia 1 bungkus tembakau, 1 bungkus papir, 1 bungkus filter, 1 buah oglog atau rolan, dan 1 buah lem. Dengan harga yang sama dengan satu bungkus rokok, para pengemar rokok tingwe telah bisa merokok tingwe dengan nikmat.

bungkus rokok

Tentang Iklan Rokok yang Selalu Kreatif

Boleh dibilang, dari semua iklan produk yang tayang di televisi, iklan rokok adalah salah satu iklan yang paling menarik dan kreatif. Maklum saja, rokok adalah produk yang dalam iklannya selalu penuh dengan aturan.

bungkus rokok

Seperti diketahui, Iklan rokok tidak boleh menampilkan wujud rokok, mencantumkan nama produk sebagai rokok, atau menyarankan rokok. Itulah sebabnya, iklan-iklan rokok selalu dibuat semenarik, sekreatif mungkin, dan sebagus mungkin, agar pesan iklannya bisa tetap sampai kepada pemirsa tanpa harus mencantumkan gambar produk rokoknya.

rokok

Di tahun 90an, misalnya, kita mungkin masih ingat dengan iklan Bentoel yang bertajuk “I Love The Blue of Indonesia”. Iklan bentoel ini sama sekali tidak menampilkan gambar rokok, tapi justru menampilkan keindahan alam dan budaya Indonesia. Iklan ini bahkan konon pernah terpilih sebagai salah satu iklan terbaik di masanya.

Kalau di jaman sekarang, kita mungkin terbiasa dengan tagline-tagline iklan rokok, misal “Nggak ada Loe nggak rame!”, atau “Buktikan merahmu”, atau mungkin “Pria Punya Selera”.

Nah, kalau mau mundur ke belakang, masih banyak sekali tagline-tagline yang cukup melekat di benak pemirsa, seperti “Musikku keras, kopiku kental, rokokku mantap”, “Bikin hidup lebih hidup”, atau “Bukan basa basi”.

rokok

Selain menggunakan tagline, Iklan rokok juga dituntut untuk kreatif dalam menonjolkan brand terutama lewat narasi. Itulah kenapa kemudian ada produk rokok yang membuat iklan dalam versi cerita bersambung, misal Djarum 76 yang membuat iklan versi Jin: “Kuberi satu permintaan”.

Iklan-iklan naratif dan kreatif ini terbukti cukup ampuh untuk menanam citra brand kepada para pemirsa.

bungkus rokok

SIM, Surat Izin Merokok ala Pondok Pesantren Lirboyo

Bagi kalangan Nahdliyin, merokok memang sudah menjadi salah satu hal yang biasa. Banyak Kiai dan ulama NU yang memperbolehkan merokok. Maka, tak heran jika kemudian budaya merokok pun tumbuh dengan subur di kalangan pesantren-pesantren NU.

orang merokok

Nah, salah satu kisah unik soal merokok di kalangan pesantren ini tergambar jelas di Pondok Pesantren Lirboyo.

Walau ada banyak area di pondok yang memang dilarang untuk merokok, namun pesantren tetap mengakomodir para santri perokok yang memang ingin merokok.

rokok

Uniknya, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh santri bila ingin merokok, yaitu punya SIM, alias Surat izin merokok.

SIM ini menjadi semacam surat otoritatif bagi santri untuk bisa merokok.

orang merokok

Untuk mendapatkan SIM ini, ada beberapa syarat dan mekanisme yang harus dipenuhi, di antaranya adalah berusia minimal 20 tahun, membuat surat keterangan restu orang tua yang menunjukkan bahwa si anak diperbolehkan untuk merokok, mendapatkan formulir pemotretan yang diperoleh dengan melampirkan surat keterangan restu orangtua kepada sektretaris pondok.

rokok

Nah, SIM ini nantinya wajib dibawa oleh santri saat merokok. SIM ini juga wajib dibawa jika si santri akan membeli rokok di warung di area pondok.

Hahaha, ada-ada saja.

bungkus rokok

Plesetan Peringatan Merokok Membunuhmu di Bungkus Rokok

Gambar seram pada peringatan di bungkus rokok sudah diterapkan sejak lama. Banyak perokok yang merasa terganggu dengan gambar seram tersebut, pun tak sedikit yang merasa biasa dengan gambar seram itu.

rokok

Berbagai respon pun bermunculan soal gambar seram tersebut. Sampai sekarang, aneka meme dan plesetan pun masih terus muncul sebagai bahan bercandaan perihal gambar seram pada bungkus rokok.

bungkus rokok

Salah satu jenis gambar peringatan yang banyak muncul sebagai plesetan adalah peringatan “merokok membunuhmu”. Selain plesetable, peringatan yang ini juga mudah untuk diedit.

rokok

Nah, di antara banyak plesetan soal gambar peringatan merokok membunuhmu, berikut ini adalah beberapa yang kami anggap sangat lucu dan kreatif.

merokok

merokok

merokok

merokok

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Cigarette Dispenser, Bukan Kotak Rokok Biasa

Bisa selama ini kita mengenal dispenser sebagai wadah galon isi ulang, maka di luar negeri, dikenal juga istilah Cigarette dispenser, seperti namanya. Tak berbeda jauh dengan pengertian dispenser pada konteks galon isi ulang, cigarette dispenser ini adalah wadah untuk rokok yang bisa diisi ulang.

cigarette dispenser

rokok

Cigarette dispenser ini bisa dibilang adalah mesin isi ulang rokok. Ia digunakan untuk mengeluarkan rokok secara satuan dari dalam kotak. Cara pengeluaran rokoknya bervariasi dan unik, ada yang versi diputar, ada yang versi dipancing, bahkan ada yang versi sulap.

cigarette dispenser

Cigarette dispenser ini dulu banyak dipakai untuk menyuguh rokok kepada para tamu. Namun karena dinilai kurang praktis untuk dibawa, keberadaan cigarette dispenser ini semakin berkurang dan kemudian digantikan oleh kotak rokok yang dinilai lebih handy dan mudah dibawa.

rokok

Beberapa orang tua yang hobi merokok di rumah masih mempunyai cigarette dispenser ini.

Di Ebay, Cigarette dispenser yang terbuat dari bahan kayu biasa dijual seharga 300 ribuan. Sedangkan yang terbuat dari alumunium bahan lain harganya biasanya jauh lebih murah.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Butet Kertaradjasa, Seniman Pengoleksi Bungkus Rokok

Indonesia punya banyak sekali orang yang hobi mengoleksi bungkus rokok. Dari mulai bungkus rokok klasik, bungkus rokok unik, sampai bungkus rokok dari berbagai daerah di luat negeri.

Nah, salah satu kolektor bungkus rokok yang cukup kesohor adalah Butet Kertaradjasa. Seniman yang dulu terkenal karena mengimpersonate sosok presiden ini dikenal sebagai kolektor bungkus rokok yang telaten. Tak tanggung-tanggung, koleksi bungkus rokok milik seniman satu ini bahkan telah menembus angka 4.000 bungkus rokok.

https://id.wikipedia.org/wiki/Butet_Kertaradjasa

Koleksinya bungkus rokok milik Butet ia simpan di beberapa sudut rumahnya di Yogyakarta. Sebagian besar koleksi miliknya adalah rokok-rokok dari merek yang tidak terlalu familiar bagi kebanyakan orang.

bungkus rokok

Butet sendiri sebenarnya tidak pernah berpikir untuk menjadi kolektor rokok. Awal ia mengoleksi bungkus-bungkus rokok dengan desain beragam tersebut bermula ketika ia sedang mampir ke kawasan Kediri.

Ketika mencari rokok di sana, ia menemukan merek-merek rokok unik yang tidak ia temukan kala ia berada di kota lain. Ada yang bermerek Suket Teki, Malioboro, Lodjie, Jatayu, Dahsyat, dan banyak lagi. Dari situlah akhirnya seniman yang juga sekaligus budayawan ini tertarik untuk mulai mengoleksi bungkus rokok.

https://id.wikipedia.org/wiki/Butet_Kertaradjasa

Namun sayang, belakangan diketahui bahwa Butet sudah tidak lagi aktif mengoleksi bungkus rokok seperti dulu. Kendati begitu, koleksi bungkus rokok miliknya masih tetap tertata rapi di sudut-sudut ruangan di rumahnya.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Rafa, Si Kecil Kolektor Bungkus Rokok

Rokok selalu identik dengan produk orang dewasa, sebab ia memang hanya boleh diperjual-belikan kepada orang dengan usia minimal tertentu.

rokok

Untuk urusan menghisap rokok, boleh jadi memang ada aturan usia minimal tertentu, namun untuk urusan mengoleksi bungkus rokok, tentu saja tak ada batasan usia tertentu.

bungkus rokok

Nah, Terkait soal ini, beberapa waktu yang lalu, sempat beredar sebuah video youtube yang merekam seorang anak kecil bernama Rafa. Ia adalah anak kecil yang hobi mengoleksi bungkus rokok.

kolektor bungkus rokok

Dalam video singkat berdurasi 41 detik itu, Rafa memamerkan koleksi bungkus rokoknya yang ia pajang dalam bentuk kliping di sebuah buku gambar.

kolektor bungkus rokok

“Saya akan menunjukkan bungkus rokok yang terlangka,” begitu katanya sambil ditemani oleh kawan-kawannya.

Duuh, Rafa. Kecil-kecil sudah hobi koleksi bungkus rokok langka, semoga besok kalau sudah besar bisa jadi juragan tokok rokok atau kolektor bungkus rokok dari seluruh dunia.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto