djarum coklat

Djarum Coklat Edisi Spesial, Bungkus Rokok Keren Tematik dari Djarum

Sebagai salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia, pada awal tahun 2020 Djarum mengeluarkan edisi terbaru. Namanya Djarum Coklat Special Edition 2020. Yang menarik dari edisi terbaru djarum adalah bungkus rokok yang tergolong keren. Mengusung tema Anugerah Alam Indonesia, terdapat lima daerah yang dipilih Djarum.

Ada di Garut, Kawah Putih, Tanjung Lesung, Puncak, dan Kuningan. Ini bukan kali pertama Djarum mengeluarkan edisi spesial. Pada tahun 2018, Djarum mengeluarkan edisi serupa dengan memamerkan desain alam Indonesia.

Apresiasi patut diberikan kepada Djarum karena pembeli Djarum Coklat Edisi Spesial tak hanya dimanjakan dengan pemandangan alam Indonesia melainkan juga bungkus rokok berlapis besi. Sungguh mengasyikkan kala membuka dan menutup bungkus rokok ini. Sebab, bisa menjadi kotak penyimpan rokok yang mudah dibawa ke mana-mana.

Bungkus rokok yang diproduksi Djarum memang terkesan eksklusif. Hal ini menjadi cermin bahwa pelanggan perlu diberikan sesuatu yang spesial. Maka, Djarum Coklat lah yang dipilih. Selain mudah dibawa ke mana-mana, kotak rokok yang berbentuk ukuran pas ketika digenggam tangan juga terbilang kokoh.

Kekokohannya tersebut terbukti hingga hari ini masih banyak pengguna yang menyimpan bungkus rokok edisi spesial. Hadirnya bungkus rokok semacam ini seakan ingin memberikan informasi bahwa tidak melulu yang ditampilkan adalah gambar atau foto seram. Seperti tenggorokan berlubang, paru-paru membusuk, atau bibir pecah-pecah.

Nuansa alam yang dihadirkan oleh Djarum menjadi bukti bahwa tembakau adalah hasil cipta alam Indonesia. Ini juga menunjukkan bahwa tembakau, dalam hal ini kretek, warisan budaya Nusantara.

Ke depannya, Roki kira, selain Djarum akan ada banyak bungkus rokok yang seharusnya muncul dengan pemandangan seperti ini. Bisa jadi di masa mendatang, para produsen rokok akan bersaing dalam hal kreativitas bungkus rokok. Sebab, ada banyak pelanggan yang tidak hanya mengisap rokok, melainkan pengoleksi bungkus rokok.

Bungkus rokok seakan menjadi alat satire paling keren dan inovatif. Perlawanan yang dihadirkan tidak bersifat destruktif melainkan edukatif. Rokok, perokok, merokok, hingga bungkus rokok sejatinya hadir tidak ingin merusak negara. Namun justru ikut membangun perkembangan negara.

Review Rokok Djarum Super Wave

Jadi, beberapa hari yang lalu Roki berada di Surabaya. Di berbagai pojok kota Roki lihat banyak banget Billboard iklan Djarum Super Wave ini. Pastinya Roki Penasaran banget dong kayak gimana model dan rasanya. Setelah Roki balik ke kota asal akhirnya Roki sempetin untuk beli rokok ini. Bener banget dong, Roki langsung terkesima dengan produk satu ini.

Seperti biasa kita mulai bahas dari segi bungkusnya dulu. Simpel dan elegan! Roki suka banget dengan ukuran bungkus kayak Djarum Super Wave ini, mudah banget untuk dikantongi. Mau dikantongi di saku baju, MAsoookk! Mau dikantongi di celana, Masookkk! Mau diselipin di iketan sarung, Masookkk! Mau dimasukin di dompet mantan? Eh jangaan ntar di bawa kabur sama kayak harapan kamu ke dia.

Ukuran Bungkus Rokok Djarum Super Wave ini pasti bakal disukai oleh banyak masyarakat di indonesia, terutama anak-anak muda. Dari segi warna pun demikian. Ada kesan premium yang tersemat dalam bungkus rokok ini. PT Djarum Kudus Indonesia sebagai produsen dari rokok ini sepertinya benar-benar memperhatikan estetika dari bungkus ini. Secara warna, bungkus rokok punya warna hitam dan merah yang lebih elegan. Akan tetapi di sini diberi motif dan batas-batas gradasi yang jauh lebih elok.

Rokok Djarum Super Wave dibalut dengan motif ombak yang cantik. Lalu semua tulisannya diberi warna emas yang mewah. Kita mulai dulu dari bagian depan dan belakang bungkus ada tulisan Djarum Super Wave dengan garis melengkung di bawahnya. Lalu ada tulisan 12 dengan background hitam. Tulisan 12 ini sebagai penanda bahwa satu bungkus rokok ini berisikan 12 batang rokok. Serta di bawahnya ada tulisan Power Boost Filter. Nah fitur power boost filter ini yang menjadi pembeda rokok ini dengan rokok-rokok yang lain. Tapi nanti ya kita bahas.

Di bagian atas dan bawah bungkus rokok juga terdapat tulisan Djarum super wave beserta garis khasnya. Bedanya di bagian bawah ada logo dan tulisan PT Djarum Kudus Indonesia, kode produksi, dan tulisan 12. Di samping kiri ada tulisan imbauan dari pemerintah, SKM yang menandakan bahwa rokok ini masuk dalam kategori Sigaret Kretek Mesin, dan barcode. Sedangkan di bagian kanan ada tulisan Power Boost Filter sama logonya yang menurut Roki mirip sama bentuk gir. Lalu juga ada penjelasan tentang isi kandungan tar dan nikotin. Rokok Djarum Super Wave ini mengandung  1,7 miligram Nikotin dan 28 miligram tar.

Penasaran sama isi di dalamnya kost pacar kamu? Eh isi di dalam bungkus rokok ini maksudnyaa. Maaf-maaf, suka gagal fokus aku tuh.  Saat kita buka maka akan ditemui grenjeng berwarna emas dengan logo power boost filter. Lalu di bagian kertas penutup grenjeng ada tulisan wave yang timbul di atas kertasnya warna merah. Yuuk kita ambil satu batangnya.

Sepintas pasti kalian inget sama marlboro filter black. Ada kesamaan kan di bagian filternya? Sama-sama bolong tapi kalau secara esetetik, jauh kerenan Djarum Super Wave inii. Apalagi filter di Djarum Super Wave ini punya teknologi Power boost filter yang udah kita sebutin tadi.

Roki mau menebak-nebak ya apa maksud dari fitur ini. Kalau kita artikan ke bahasa Indonesia, power boost filter ini kira-kira berarti filter yang memberikan dorongan yang kuat. Apakah benar? Atau cuman hanya gimmick saja? Mari kita cobaa!!

Di tarikan pertama kita sudah langsung tahu bahwa fitur power boost filter ini bukan hanya gimmick di rokok Djarum Super Wave ini. Bener-bener berasa fungsinya. Saat kita menghisap rokok ini kita diberikan tarikan yang kuatt. Mengapa? Karena ada sela dalam filter tadi. Kalau kita bedah lagi sih sela-sela dalam filter tadi ga sampai di ujung filter sih. Hanya sebatas setengah saja. Tapi ini yang membuat tarikan rokok ini jadi kuat dan seimbang. Walau tarikannya yang lebih kuat akan tetapi asap yang timbul tak sebanyak rokok biasa.

Lantas bagaimana dari segi rasanya? Dari segi rasa sebenarnya rokok Djarum Super Wave ini mirip dengan Gudang Garam Surya. Untuk kalian para arek jawa timuran seharusnya ga bakal kesulitan untuk menyukai rasa rokok Djarum Super Wave ini. Sebelum kita bakal, wangi batangnya juga ada kemiripan dengan Gudang Garam Surya.

Kembali ke soal rasa, ada sensasi pedasnya cukup berasa mengingat campuran cengkeh yang nampaknya masih kuat di rokok ini. Ada sensasi manis tapi ga begitu dominan. Tapi enaknya rokok Djarum Super Wave ini meski punya rasa yang pedas tapi cukup balance dengan sedikit manisnya. Begitu juga dengan tarikannya rokok ini. Meskipun kuat tapi tetep berasa halus di tenggorokan. Smooth banget. Ga ada kesan gatel juga yang ditinggalkan.

Durasi hisap rokok ini sekitar 12 sampai 13 menit dalam kondisi normal. Ohya tadi lupa bilang bahwa size batang rokok ini masuk dalam kategori baru nih. Ga sebesar reguler dan ga sekecil BOLD. Pas lah pokoknya. Lalu bagaimana harganya? Cukup dengan 16 ribu kamu bisa dapatkan satu bungkus rokok ini.

Roki mau menarik sebuah kesimpulan. Rokok ini pas banget dikeluarin di tengah gelombang pandemi seperti ini. Ketika banyak orang yang berpindah merek rokok, maka Djarum tepat sekali mengeluarkan produk ini. Cocok banget buat kalian yang pengen pindah ke harga yang lebih terjangkau dan rasa yang lebih smooth maka bisa pindah ke rokok ini. Harganya yang terjangkau juga yang Roki bilang jadi kabar baik di tengah gelombang ketidakpastian.

Roki prediksi bahwa rokok ini bakal laku di pasaran Jawa Timuran. Mengapa? Ya karena secara rasa rokok ini ada kemiripan dengan GG Surya. Hati-hati GG Surya, ada pesaing baru kalian nih yang dari segi bungkus, citarasa, dan harga tergolong okee banget. Buat perokok di Jakarta dan sekitarnya sih mungkin juga bakal suka sama rokok ini. Bungkusnya keren, fitus power boost filternya juga menarik, dan rasanya yang juga seimbang.

Rokok Djarum Super Wave ini juga ga sulit ditemui kok. Kabarnya, banyak kota di indonesia akan mendapatkan jatah distribusi rokok ini. Buat kalian yang penasaran, langsung sikat ajah. Cobain deh fitur dan sensasi rokok keren ini.

 

https://www.youtube.com/watch?v=6Y7WeC8DXgY

Review Rokok Surya 16

Jika ada satu pertanyaan, rokok apa yang menjadi wajah dan rasa arek-arek jawa timur? sudah pasti jawabannya adalah Surya 16, salah satu merek terkenal buatan gudang garam.

Siapa sih yang tidak kenal rokok Surya 16? rokok merek ini sudah ada di Indonesia sejak era 1980an. Surya 16 dihadirkan oleh gudang garam untuk menandingi kejayaan rokok kompetitornya yang sudah hadir lebih dahulu di tahun 1975.

Seiring tahun berjalan. Boleh dikatakan kalau Surya 16 jadi satu produk top yang banyak menghasilkan keuntungan bagi Gudang Garam. Meski demikian, Surya 16 juga mengalami persaingan hebat dengan kompetitornya. Nah dari kompetisi ini kita sebagai perokok akhirnya juga bisa merasakan dua aliran rasa di dunia rokok. Pertama rasa kudusan dan jawa timuran.

Di pembahasan soal bungkus, sudah barang tentu kalau bungkus surya 16 ini tergolong ikonik. Dari jaman pertama kali ini rokok diluncurkan hingga sekarang tak ada perubahan yang ekstrim dari segi bungkus. Warnanya tetap sama yaitu dominan coklat tua dengan paduan emas serta efek emboss berwarna emas pada tulisan di bagian depan dan belakang bungkusnya.

Di bagian depan dan belakang bungkus ada tulisan Surya, logo gudang garam, dan 16 filter kretek cigarettes dengan peletakan yang serupa. Ngomong-ngomong logo gudang garamnya terasa sangat khas. Ya, ada lima gudang, dan dua gunung kembar. Lalu ada rel kereta dan langit bergaris-garis.

Di bagian atas bungkus terdapat tulisan gudang garam dengan warna coklat. Sedangkan di bawah terdapat tulisan Manufactured by PT Gudang Garam TBK Kediri-Indonesia. Kenapa yang di atas ditulis Gudang Garam tapi di bawah malah ditulis lengkap nama pabriknya ya. Agak aneh ya?

Selain ada gambar seram di bagian depan dan belakang bungkus. Ada juga imbauan pemerintah di samping bungkus dan barcode, tulisan surya 16 dan kandungan tar serta nikotin. Kandungan tar surya 16 sebesar 31 miligram dan nikotinnya yaitu 2,2 miligram. cukup beraattt yaaaa…

Satu bungkus rokok ini berisi 16 batang. Ya iyalaaaahhh masa isinya 37! hehehehe. Konfigurasi penempatan batangnya, delapan di kotak kanan dan delapan di kotak kiri. Di kedua kotak tersebut penempatannya dibagi lagi menjadi empat belakang dan empat depan. Surya 16 masuk dalam kategori long size karena ukurannya yang lebih panjang ketimbang rokok lainnya. Di batang rokok ini terdapat logo gudang garam berwarna biru serta tulisan surya dan gudang garam dengan warna merah di dekat filter rokok. Di bagian filter rokok ada sentuhan garis tebal emas dengan garis merah tipis di tengahnya.

Soal rasa, yang kini mulai tumbuh setelah lama kenal sama kamu. Halaaahhh. Fokus fokus! Banyak yang merasa kalau rokok ini memiliki rasa manis yang sangat kuat. Ada juga yang menyebut kalau surya 16 punya keseimbangan rasa antara manis, pekak dan pedas. Memang ada rasa manis yang ditemukan tapi tidak begitu kuat. Namun rasa pedasnya cukup terasa dan kami pikir karena ramuan saus dari gudang garam yang khas. Ya seperti yang kita tahu kalau gudang garam kabarnya adalah salah satu pabrikan rokok yang sangat handal meracik saus rokok.

Secara tarikan, rokok Surya 16 memiliki tarikan yang nendang alias mantaappp! Ada sensasi panas yang tertinggal dan melekat di tenggorokan ketika menghisap rokok ini. Tapi tenang kok, sensasi itu tidak membuat tenggorokan kalian gatel seperti habis ngisep rokok-rokok dengan harga terjangkau. Sensasi nendang ini mungkin dari hadirnya cengkeh sebagai salah satu kandungan dalam rokok ini. Ya namanya juga kretek jadi tetep harus pakai cengkeh, saus, dan ramuan tembakau. Sensasi hangat ini yang roki bilang juga cenderung ada rasa pedasnya.

Menariknya adalah rasa dan tarikan yang nendang dari rokok ini cukup konsisten dari awal pembakaran hingga menjelang akhir. Maklum, produk top dari gudang garam ini pasti kasih kualitas yang tidak biasa. Durasi bakarnya sekitar 15 hingga 16 menit dalam kondisi normal. Kalau tidak dalam kondisi normal, ya bisa lebih cepat dari itu. Tapi ada tidak ya kira-kira yang sanggup menghabiskan rokok ini hanya dalam waktu lima menit atau kurang? Gendeng sih kalau ada, hehehe.

Surya 16 masuk dalam kategori sigaret kretek menengah dan masuk dalam layer cukai paling atas. Harganya di pasaran tergolong tinggi yaitu satu bungkusnya sekitar 23 hingga 24 ribu rupiah. Worth it kah? Ya Kembali lagi, semua tergantung selera. Kalau bicara produk premium bukan lagi urusan dengan worth it atau tidak. Soalnya merek rokok premium sudah punya konsumen loyal yang dengan harga berapapun pasti dibeli. Beda halnya dengan rokok harga terjangkau yang rata-rata konsumennya bisa datang dan pergi. Kayak kamu tuh.

Pada akhirnya surya 16 adalah salah satu kretek legendaris di Indonesia yang bisa bertahan hingga saat ini. Seperti yang kami bilang di awal, kalau di Jawa Timur rokok ini jadi kesukaan banyak orang di sana. Meski belakangan ini selera perokok di Jawa Timur juga semakin heterogen. Buktinya banyak juga yang menghisap rokok selain dari merek gudang garam. Walau demikian citra surya 16 sebagai rokoknya arek jawa timuran masih tetap ada hingga saat ini.

https://www.bukalapak.com/p/food/cemilan-snack/28sa1gp-jual-rokok-bentoel-biru-cukai-2019-blue-of-indonesia

Review Rokok Bentoel Biru

Kali ini kita akan membahas satu merek rokok, idolanya arek-arek malang, rokok Bentoel Biru!

Siapa yang tak kenal dengan rokok bentoel biru? dulu rokok ini banyak banget jadi sponsor event-event musik top di Jawa Timur. Bahkan salah satu klub sepak bola di Jawa Timur juga pernah disponsori oleh merek rokok ini.

Bisa dibilang kalau rokok bentoel biru jadi produk unggulannya dari PT Bentoel Internasional Investama TBk yang saat ini berkantor di Jakarta dan Malang. Tapi perusahaan ini sih identiknya di Malang karena berdirinya di sana. Singkat cerita. PT Bentoel ini pada 2009 lalu diakuisisi oleh perusahaan rokok asing asal Inggris yang bernama British American Tobacco.

Dari jaman PT Bentoel belum diakuisisi asing hingga sesudahnya, produk bentoel biru ini yang masih menjadi produk premium mereka. Pada tahun 2000an awal rokok ini kabarnya merajai pasaran. lalu kemudian dilaunching kembali pada tahun 2007. Ada beberapa perubahan yang signifikan dalam produk ini. Contohnya pada 2010 lalu Bentoel Biru ini mengalami perubahan bentuk dari batangnya yang agak gemuk hingga kini menjadi slim.

Kita masih bahas soal sejarah ya. Karena British American Tobacco yang akhirnya mengakuisisi PT Bentoel, akhirnya Bentoel Biru kurang jadi produksi yang prioritas. Buktinya kini rokok bermerek Dunhill yang lebih digenjot. Akibatnya Bentoel Biru kemudian dialihkan produksinya kepada anak perusahaan mereka yaitu PT Suburaman.

Akibatnya jumlah dan tingkat distribusi Bentoel biru pun tak sebanyak sebelum diakuisisi British American Tobacco. Dari faktor-faktor ini yang buat kami inigin ulas rokok Bentoel Biru.

Dulu, bungkus rokok bentoel biru memiliki warna biru yang sangat dominan. Pokonya yang kita tau pasti itu, warna birunya khas banget. Dan pasti langsung paham lah kalau warna biru dari bungkus rokok ini itu adalah merek rokok bentoel biru. Bedanya bungkus yang terbaru ini punya warna hitam yang cenderung lebih dominan. Warna hitam ini mengapit warna biru yang berada di tengah.

Di bagian depan dan belakang bungkus ada tulisan Bentoel dengan logonya. lalu ada tulisan Biru dengan font yang lebih kecil dan tipis di bawahnya. Di bagian belakang bungkus dan pojok bawah kiri ada tulisan SKM berwarna perak. Di bagian atas ada tulisan Bentoel berwarna emas dengan tulisan 12 kretek filter di bawahnya. Lalu di bagian bawah bungkus ada tulisan yang sama dengan atas dengan penambahan tulisan: Dibuat oleh PT Suburaman, Malang, Indonesia.

Selain gambar seram di bagian depan dan belakang. Lalu juga ada imbauan pemerintah serta barcode di samping bungkus rokok. Ada juga tulisan Bentoel yang berwarna emas lalu kandungan tar dan nikotin. Kandungan Tar rokok Bentoel biru yaitu 30 miligram dan nikotin sebesar 1,9 miligram. Ya, terhitung cukup berat lah rokok ini.

Ketika kita buka bungkus rokok ini di dalamnya ada 12 batang rokok. Konfigurasi penempatannya yaitu enam depan dan belakang. Batang rokok ini memiliki model yang standar dan umum seperti rokok biasanya. Akan tetapi ada garis biru yang melingkari di atas filter dengan tulisan Bentoel berwarna emas.

Secara rasa, rokok ini cukup manis dan tidak terlalu menohok. Jika diresapi secara perlahan, kita bisa menemukan rasa madu mapel sirup dalam hisapannya. Bisa jadi dua rasa itu muncul dari racikan saos yang disematkan dalam rokok ini. Kadar pedas rokok ini juga tergolong cukup juga dan tidak berlebihan. Ada sensasi yang cukup lembut meski tarikannya terasa cukup menyegrak. Bisa dibilang bagi yang bukan penikmat rokok macam ini sih pasti agak kurang nyaman dalam menghisapnya.

Yang menarik dari rasa rokok ini adalah keunikan rasanya. Bisa dibilang, secara selera tidak masuk seutuhnya dalam rasa jawa timuran atau kudus. Intinya, ada sisi keunikan tersendiri. Ini bisa jadi nilai lebih bagi rokok bentoel biru tetapi bisa juga jadi kelemahan. Meski dulunya bentoel biru cukup laku di pasaran. Barangkali bagi yang dulu pernah merasakan rokok ini telah merasakan perbedaannya dengan versi yang baru.

Bentoel Biru masuk dalam kategori sigaret kretek mesin. Harga di pasaran sekitar 18 hingga 19 ribu rupiah. Cukup ketat ya, untuk persaingan merek rokok di harga ini? Variasinya cukup banyak, jadi mungkin Bentoel Biru harus berusaha keras untuk bisa memenangkan pilihan para konsumen. Meski sejujurnya, bisa dikatakan cukup sulit. Apalagi Bentoel Biru bukan lagi jadi prioritas PT Bentoel. Emang ya, kalau udah ga jadi prioritas tuh rasanya sakit banget.. Hmmm…

Tapi kami yakin banget kalau penikmat Bentoel Biru yang loyal masih cukup banyak. Buktinya walau sudah diserahkan kepada PT Suburaman, rokok ini tetap bertahan meski produksinya tak sebanyak dulu. Memang sih, kalau menyasar penikmat baru cukup sulit. Akan tetapi bisa menyenangkan pecinta setia rokok ini atau setidaknya jadi kenangan bagi mereka yang pernah merasakan.

Bentoel Biru tak bisa ditemui di banyak daerah. Namun masih mudah lah untuk dicari di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogja. Selain daerah itu kami belum bisa pastikan.

Intinya Bentoel Biru adalah salah satu rokok legendaris Indonesia yang tersisihkan. Hebatnya merek rokok ini tetap bertahan di tengah sengitnya persaingan rokok, apalagi dengan segmen harga yang sama. Bagi kalian yang ingin coba rokok dengan rasa yang cukup unik. silahkan coba Bentoel Biru.

Review Rokok Starmild

Rokok Starmild adalah jenis rokok yang cukup populer di kelasnya. Akan tetapi belum begitu sering dijumpai banyak orang yang menghisap rokok ini. Popularitas rokok starmild masih tenggelam dibandingkan dengan beberapa merek rokok lain di kelas mild. Sebenarnya rasa rokok starmild ini tidak kalah kok dengan yang lain.

Kita mulai dari bungkusnya terlebih dahulu. Sama seperti bungkus-bungkus rokok dengan kategori mild lainnya, rokok starmild memiliki bungkus berwarna dominan putih. Berbeda dengan model bungkus starmild yang terdahulu, kalau bungkus rokok starmild yang terbaru ini memiliki gambar bintang yang lebih besar. Gambar bintangnya berwarna hitam dengan outline bernama silver. Font starmild yang tertera di bungkus pun ikut berbeda dari edisi sebelumnya. Kali ini memiliki tulisan star yang agak tebal dan mild dengan font yang tipis.

Akan tetapi di bagian belakang bungkus rokok akan kita temukan gambar bintang yang lebih kecil. Di bawah gambar bintang kecil itu kita temukan tulisan berbahasa inggris yang kira-kira artinya seperti ini: kombinasi seimbang antara tembakau dan cengkeh keuinkan starmild, pengalaman merokok yang halus dari setiap hisapannya.

Seperti biasa ada gambar seram di bagian depan dan belakang bungkus rokok. Ada juga peringatan dilarang menjual atau memberikan rokok kepada anak. Logo buanglah mantan, eh maksudnya sampah pada tempatnya juga ada. Barcode, tulisan starmild dengan bentuk yang sama seperti di depan dan belakang bungkus. Dan ada penjelasan kandungan tar dan nikotin pada rokok starmild, yaitu 12 miligram tar dan nikotin 1,0 miligram.

Nih, yang menarik dari rokok starmild terdapat pada kemasan di dalamnya. Kertas pembungkus di dalam rokok ini berwarna biru dengan motif tulisan starmild yang mengelilinginya. Lalu di bagian batang rokok ini juga terdapat tulian starmild di bagian filternya. Desainnya cukup elegan dan kesannya anak muda banget.

Rokok starmild ini bisa dikatakan sebagai salah satu rokok mild tua di Indonesia. Kami menemukan fakta bahwa rokok ini pertama kali diluncurkan ke publik pada 1 Desember 1996. Dengan demikian, rokok starmild sudah berumur 24 tahun. Ibarat manusia, rokok ini pasti sudah lulus kuliah dan masuk dunia kerja. Ada sejarah panjang juga dari rokok ini yaitu dulunya dibuat oleh PT Lestari Putra Wirasejati, kini diproduksi oleh PT Suburaman yang juga merupakan anak perusahaan Bentoel Group.

Dulu rokok starmild identik dengan embel-embel Losta Masta di belakangnya, entah sekarang, masih ada atau tidak, kalian cek saja sendiri pada bungkus rokok Starmild. Lalu, rokok starmild juga punya slogan yang duluu sangat terkenal yaitu “Bikin Hidup Lebih Hidup”. Hayo yang sudah umur 30 tahunan ke atas pasti masih ingat betul dengan slogan ini. Asyik banget deh pokonya jaman itu, masih ada banyak slogan di bungkus rokok yang keren-keren.

Sebenarnya starmild punya beberapan varian yaitu Starmild 12, Starmild 16, Starmild Cool Menthol, sama Starmild tritek. Tapi yang kami ulas kali ini adalah starmiild 16 alias berisikan 16 batang rokok. Rokok starmild ini masuk dalam kelompok sigaret kretek mesin dengan cukai golongan dua. Harga perbungkus dari rokok ini di kisaran 21 hingga 23 ribu rupiah. Mungkin, bisa jadi alasan kenapa rokok ini masih kalah saing karena harga segitu perokok lebih banyak yang memilih merek lain.

Soal rasa yang dihasilkan sangatlah smooth. Tarikannya yang tetap enteng dan bikin tenggorokan kalian nyaman. Maklum lah, kadar tar pada rokok ini hanya 12 mg. Dari segi rasa menggambarkan karakter tembakau virginia yang lembut, tidak terlalu manis. Cukup spicy di lidah, spicynya jelas karena ada campuran cengkeh di dalamnya. Jadi setidaknya sangatlah sesuai dengan tulisan berbahasa inggris pada bungkus rokoknya. Terasa balance cita rasa tembakau dan cengkehnya. Maka cocoklah Starmild berhasil menjadi rokok kategori mild yang seutuhnya karena memberikan rasa yang imbang, manis, dan entang dalam tarikan hisapannya.

Durasi hisapan rokok starmild juga tergolong cepat. Ya, namanya juga masuk dalam kategori mild. Pasti gak ada yang lama banget. Memakan waktu kurang lebih 10-11 menit untuk menghabiskan sebatang rokok ini.

Seharusnya tidak ada masalah yang sulit bagi rokok starmild untuk bersaing dengan kompetitornya jika merujuk pada soal rasa. Enak-enak aja kok. Mungkin faktor promosinya saja yang kurang gencar. Padahal kalau kalian cermat, masih ditemukan banyak festival musik yang disponsori oleh starmild. Bahkan sampai melekat pada kaset dan cd kompilasi.

Namun sekarang kenapa kurang begitu terdengar tentang rokok ini? Soal bungkus, ini soal selera ya, kami lebih suka bungkus yang model lama. Ya mungkin karena soal kenangan ya. Kalau bungkus yang baru kesannya lebih cenderung futuristik. Tapi cukup aman sih, sebagai sebuah desain rokok, pokonya selagi tidak ada cacat kemasan.

Peredaran rokok starmild gak gampang ditemuin, tapi gak sulit juga buat dicari. Mungkin ya karena faktor itu jadi banyak penikmat starmild yang berpindah ke merek rokok lain. Harusnya, Bentoel Grup bisa lebih serius lagi dengan rokok ini. Soalnya, rokok ini udah punya nama apalagi masuk dalam salah satu rokok top di Bentoel Grup. Tapi entahlah lagi-lagi soal kebijakan pabrik yang belum dapat kita ketahui bersama.

Kesimpulannya. Kami memberi nilai positif pada rokok ini terkait rasanya. Harganya juga terjangkau, bisa jadi opsi buat kalian yang lagi bosen sama satu merek rokok tertentu. Ngisap rokok ini cukup bikin nyaman kok. Tapi kalau diijadiin rokok reguler yang dihisap kayaknya agak sulit. Lagi tengah malam kehabisan rokok terus nyari rokok ini di warung-warung pasti bakal sulit. Ya, karena SKM dengan cukai golongan dua serta pada rokok starmild yang cukup jarang ditemukan di banyak daerah. Kayaknya kalau di beberapa daerah di pulau jawa masih aman deh. Kalau emang ketemu, silahkan coba.

https://www.picuki.com/media/2150532012423683916

Review Rokok Clasmild Silver

Kalian tau rokok Clasmild Silver? Itu lho, yang bungkusnya dominan warna biru, tetapi nama merek rokoknya silver. Membingungkan, bukan? Makanya kami mau review rokok ini.

Rokok Clasmild Silver ini merupakan salah satu produk dari pabrikan rokok asal Kudus, PT Nojorono Tobacco. Rokok ini pertama kali diluncurkan pada tahun lalu. Mengapa rokok ini hadir? Konon katanya PT Nojorono Tobacco ingin meluncurkan satu produk dengan harga terjangkau mengingat harga classmild yang reguler sudah membumbung tinggi. Memang ada benarnya juga sih kalau seandainya PT Nojorono Tobacco mengeluarkan inovasi semacam itu, mengingat banyak banget sekali pecinta clasmild yang masih setia sampai saat ini.

Dari segi bungkus sebenarnya para pecinta clasmild gak akan kesulitan untuk membeli rokok clasmild silver ini. Motifnya tidak jauh berbeda, hanya saja warna biru yang lebih mendominasi clasmild silver. Sedangkan kalau rokok classmild biasa justru warna putihnya yang lebih dominan. Meski harga clasmild reguler lebih mahal, tapi justru kalau soal bungkus, penampilan dari clasmild silver ini yang lebih baik dan harganya lebih murah.

Didominasi warna biru di seluruh tubuh bungkus rokok, tulisan clasmild di bungkus ini justru dibuat berwarna silver dengan tulisan silver yang disematkan di bagian bawah. Ada sedikit perbedaan di bagian belakang bungkus rokok ini. Ada tulisan berbahasa inggris yang artinya “Dari tembakau dan cengkeh terbaik dibuat dengan kecanggihan teknologi temukan keaslian rasa dari clasmild silver.”

Di bagian atas dan bawah rokok ini terdapat tulisan clasmild silver, namun bedanya di bagian bawah ada tambahan blok putih dengan printing nomor dan tulisan kecil PT NTI Kudus Indonesia berwarma putih. Sedangkan di bagian samping kanan ada barcode dan imbauan dilarang bla bla bla. Lalu di samping kiri ada tulisan clasmild silver dengan petunjuk kandungan di dalam rokok ini. Kandungan tarnya sebesar 14 miligram dan 1,0 miligram nikotin. Hmmm, enteng banget rokok ini.

Di bagian dalam ada grenjeng rokok berwarna silver, tidak terlalu spesial. Lalu konfigurasi isi rokok kalau yang 12 isinya enam depan enam belakang, kalau 16 delapan depan delapan belakang. Batang rokok clasmild memiliki panjang sebesar 90mm dan memiliki diameter batang sekitar 23mm atau lebih. Pada bagian tipping paper, terdapat batasan berupa garis berwarna silver, dan tulisan SILVER dengan menggunakan warna silver. Terdapat logo CLAS MILD dengan warna silver dan abu-abu.

Secara rasa, sensasi manisnya terasa sekali dari rokok ini. Bahkan cukup konsisten rasa manisnya dari hisapan awal hingga terakhir. Rasa manis nan enteng ini seharusnya bikin gampang suka, ya tapi ada juga meskipun penyuka rokok mild, tapi kurang demen sama yang terlalu enteng.

Saking manis dan entengnya, sensasi pedas di rokok ini jadi tidak begitu menonjol. Tapi karena masih ada unsur cengkehnya maka masih ada kehangatan dari rokok ini. Ada yang bilang sensasi pedas dari rokok ini merupakan gabungan dari kayumanis, adas manis, dan kapulaga. Cenderung menggunakan pemanis yang terkesan berbeda dengan Clas Mild Versi Regular. Tapi bisa jadi manisnya timbul dari pemanis yang ada dari tipping paper rokok ini.

Durasi hisapannya sekitar 11-12 menit. Ingat, ini tergantung kondisi ya! Kalau situ selooo banget bisa sampai 12 menit, tapi kalau lagi buru-buru ya bisa lebih cepat sih. Bisa juga cuman semenit kalau abis dibakar cuman dihisap tiga kali abis itu langsung dimatiin. Hayo yang suka kayak gitu siapa?  Tapi ada hal yang sedikit kurang mengenakkan ketika bara api menjelang akhir dari rokok ini. Rasa panasnya lumayan kerasa di dekat tipping paper di rokok clasmild.

Cukup penasaran sih sama isi tembakau di dalam rokok ini. Kalau kita bedah satu batang rokok ini maka kita menemukan rajangan yang medium alias ga halus-halus banget sama tidak terlalu kasar. Karena di belakang bungkus tadi disebutkan bahwa clasmild ini dibuat dari campuran tembakau terbaik. Maka ketika kami bedah rokok ini sepertinya ditemukan campuran tembakau Virginia dan beberapa jenis Tembakau berjenis Oriental asal Indonesia.

Harga rokok clasmild silver ini sekitar 16-17 ribu rupiah. Beda tiga sampai empat ribu dari harga rokok clasmild reguler. Poin plusnya rokok ini adalah clasmild silver adalah bentuk downgrade secara harga dari clasmild reguler. Tapi soal rasa justru gak jauh beda. Buat kalian yang ekonominya lagi kurang bagus terus biasanya ngisep rokok clasmild, bisa juga kok pindah ke rokok ini. Kadang begitu ya kalau udah cinta selera maka susah pindah merek ke rokok lain.

Nah ini yang kita perlu sama-sama acungi jempol dari PT Nojorono Tobacco Indonesia. Mereka sudah prepare inovasi rokok yang lebih terjangkau tapi rasanya tidak begitu beda dari produk utamanya. Kelemahan rokok ini hanya di faktor akses pembeliannya saja. Karena dia masuk ke SKM golongan kedua jadi ya harus cukup kerja keras buat cari rokok ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

bungkus rokok

Mengulas Kandungan Nikotin pada Rokok Kretek

Di pasaran, ada banyak jenis rokok yang beredar, dari mulai rokok kretek, rokok putih, rokok elektrik, dan lain sebagainya. Masing-masing punya jenis dan kandungan yang berbeda-beda. Kendati demikian, zat yang akan selalu ada pada rokok lazimnya adalah tar dan nikotin.

Kandungan tar dan nikotin ini biasanya tercantum pada bagian samping bungkus rokok.

rokok

Nah, usut punya usut, ternyata rokok asli Indonesia berbeda jauh dengan produk rokok luar negeri. Memang sama-sama rokok, namun punya jenis dan kandungan tar serta nikotin yang berbeda-beda.

bungkus rokok

Mari kita bahas satu per satu.

Rokok Putih

Rokok ini hanya berisi tembakau saja. Tanpa dicampur dengan bahan lainnya. Biasanya sering dicampur dengan menthol atau perasa lain, sehingga menimbulkan sensasi dingin. Rokok jenis ini contoh produknya adalah Marlboro, Lucky Strike, Marcopolo, Ardath, dll.

Cerutu

Jenis rokok yang berisi gulungan tembakau kering pilihan. Daun tembakau digulung secara presisi hingga berbentuk bulatan besar layaknya rokok. Ukuran cerutu relatif lebih besar dibandingkan dengan rokok.

Kretek

Rokok ini adalah asli produk Indonesia yang bila dibakar lalu dihisap mengeluarkan bunyi kretek…tek…tek… Kretek berisi tembakau, cengkeh, saus dan juga tembakau asli Indonesia.

Tiga jenis rokok tersebut memiliki kandungan nikotin dan tar yang berbeda-beda. Tiap negara mempunyai aturan standar kandungan nikotin dan tar pada rokok yang beredar dan diproduksi. Di Indonesia aturan ini tertuang pada PP Pengamanan Rokok bagi Kesehatan (PP 81/1999) yang menetapkan bahwa setiap batang rokok tidak boleh melebihi 1,5 mg nikotin dan 20 mg tar.

Namun aturan ini tak sepenuhnya berlaku efektif, karena banyaknya produk rokok yang beredar di pasaran baik dari dalam dan luar negeri.

rokok

Dari tiga jenis rokok ini kandungan nikotin dan tar tertinggi adalah pada Cerutu, karena ia sepenuhnya menggunakan tembakau.

Sedangkan pada kretek jumlah kandungannya bervariasi. Ada rokok kretek yang memiliki kandungan nikotin dan tar yang rendah yaitu 0,1-0,85 mg nikotin dan 0,98-19,93 mg tar per batang rokok. Akan tetapi, ada pula rokok kretek yang mengandung lebih dari batas maksimal dan cukup tinggi. Ada kretek yang mengandung nikotin hingga 4,04 mg/ batang dan tar sebanyak 57,26 mg/ batang.

Rokok kretek yang merupakan rokok khas Indonesia memiliki rata-rata jumlah kandungan nikotin. Pada sigaret kretek tangan, rata-rata kandungan nikotin adalah 2,11 mg/ batang dan kandungan tar sebesar 41,09 mg/ batang. Pada sigaret kretek mesin, kandungan nikotin dan tar memang lebih rendah, yakni 1,38 mg nikotin dan 23,7 mg tar untuk setiap batang rokok.

BUNGKUS ROKOK

Rokok Kretek Asing Berbanderol Murah Bisa Ancam Industri Domestik

Seluruh stakeholder pertembakauan meski waspada terhadap penetrasi rokok asing yang semakin tajam menggerus pasar rokok domestik.

Peneliti dari Asosiasi ekonomi Politik Indenesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengingatkan itu menyusul beredarnya rokok kretek dengan brand asing yang memasang banderol Rp12.000 per bungkus.

“Ini jelas tragedi, karena rokok kretek yang selama ini dihasilkan oleh bangsa Indonesia, menjadi budaya dan produk asli Indonesia, kini bisa diimpor dari luar negeri dan dijual dengan harga murah,” terang Salamuddin Daeng dalam rilisnya.

BUNGKUS ROKOK

BUNGKUS ROKOK

Meski diklaim sekadar mengganti kemasan dari rokok kretek yang ada sebelumnya brand nasional, Daeng memastikan, ada kesengajaan dari perusahaan rokok asing untuk mengincar pasar rokok kretek Indonesia. Lebih jauh, mereka bahkan mengincar perusahaan-perusahaan rokok kretek Indonesia untuk dibeli, mengincar sektor UKM produsen rokok kretek untuk dihancurkan, lalu diambil alih pasarnya.

“Caranya adalah dengan mengacak-acak kebijakan cukai, menekan perusahaan kecil dengan cukai mencekik, menyetarakan dengan perusahaan besar dan asing,” kata Daeng.

Ia mengakui Industri Hasil Tembakau (IHT) memang memiliki pangsa pasar sangat besar di Indonesia. Menurut Daeng, nilai pasar tembakau Indonesia mencapai Rp 450 – 500 triliun per tahun. Dari nilai pasar sebesar itu, ia mencatat, hanya 30% yang masih dikuasai perusahaan lokal.

“Jadi, tinggal sedikit nilai perdagangan tembakau yang tersisa di Indonesia? Bagaimana kalau nanti seluruh produk rokok termasuk kretek diimpor? Rakyat Indonesia dengan jumlah perokok lebih dari Rp 100 juta orang hanya akan menjadi lahan jarahan asing,” jelasnya.

BUNGKUS ROKOK

BUNGKUS ROKOK

Itu sebabnya, Daeng mewanti-wanti, ketahanan sub-sektor tembakau harus diperjuangkan. Terlebih jika mengingat, nilai pendapatan negara dari cukai mencapai Rp 150 triliun. Belum termasuk pajak yang dibayarkan oleh industri. Nilai cukai tembakau ini, lanjut Daeng, setara dengan tiga kali pendapatan sektor ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral). Yakni gabungan sektor migas, mineral dan batubara, atau setara 15 – 30 kali sumbangan royalti Freeport.

“Artinya, kalau IHT jatuh semua ke tangan asing, maka sebenarnya habis sudah ekonomi Indonesia,” tegas Daeng.

bungkus rokok

Bea Cukai KEPRI Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal

Langkah pemusnahan dan pemberantasan produk rokok ilegal kembali dilakukan oleh jajaran Direktorat Jenderal Bea Cukai. Kali ini jajaran DJBC Kepulauan Riau melakukan tugasnya. Sebanyak 12.249 botol dan 13.848 kaleng minuman keras, serta 1.454.506 batang rokok ilegal hasil penindakan dari barang-barang ilegal tak bercukai dan tak terdaftar.

cukai rokok

Tugas dan Fungsi DJBC pada tahun ini relatif cukup berat, mengingat peredaran rokok dan minuman tak bercukai banyak sekali di pasaran, selain itu target penerimaan pajak cukai semakin tinggi. Kedua produk ini; rokok dan minuman keras resmi adalah salah satu produk andalan mendapatkan pajak dalam jumlah tinggi tiap tahunnya. Khususnya rokok, di tahun 2018 hasil cukai rokok digunakan Pemerintah untuk menutup biaya defisit BPJS Kesehatan.

rokok

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus KEPRI, Agus Yulianto mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan selama periode tahun 2018 dan 2019. “Barang bukti ini merupakan hasil penindakan jajaran DJBC pada periode 2018 dan 2019. Di mana masing-masing terdapat 1.454.506 batang rokok dan 12.294 botol dan 13.848 kaleng miras,” ujarnya seusai acara pemusnahan di Kanwil DJBC khusus Kepri, Rabu (13/2/) sore.

Pemusnahan barang ilegal ini dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk botol dan kaleng minuman keras. Sedangkan pemusnahan rokok ilegal dilakukan dengan cara dibakar. Pemusnahan seluruh barang bukti ini dilakukan lengkap dengan jajaran TNI, Polri dan juga satpol PP.

rokok

Penindakan barang-barang illegal tak bercukai ini akan terus dilakukan jajaran DJBC di seluruh Indonesia. Hal ini perlu, karena maraknya peredaran barang-barang illegal. Tentu saja kinerja DJBC ini akan lebih efektif dengan bantuan dari masyarakat sekitar yang aktif melaporkan tindakan mencurigakan.

bungkus-rokok

Dampak Rokok Ilegal Terhadap Penerimaan Negara

Tahun 2019 ini, Pemerintah secara resmi menetapkan tidak menaikkan tarif cukai rokok. Kendati demikian, target penerimaan dari sektor cukai ini dinaikkan menjadi sebesar Rp158,8 triliun. Hal tersebut tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi Direktorat Bea Cukai.

Salah satu cara yang wajib dilakukan untuk mencapai target penerimaan cukai ketika tarif cukai tidak naik tentu saja adalah dengan mengawasi secara maksimal peredaran rokok ilegal.

cukai rokok

Rokok ilegal di sini adalah rokok yang tak dilengakapi pita cukai resmi. Ada pula rokok yang dipalsukan mereknya, sehingga seolah-olah terlihat asli/legal padahal palsu alias illegal. Akademisi sekaligus Ketua Program Studi Magister Manajemen FE Universitas Muria Kudus, Dr. Joko Utomo berpendapat, peredaran rokok ilegal yang beredar di masyarakat cukup beragam modusnya antara lain rokok polos, dilekati pita cukai palsu, dilekati pita cukai bekas, maupun dilekati pita cukai yang salah atau tidak sesuai dengan peruntukannya.

cukai rokok

Direktorat Bea Cukai dan dibantu jajaran terkait kini rutin mengadakan operasi pemberantasan produk ilegal. Dengan dibantu dari informasi masyarakat-masyarakat, operasi ini berlangsung efektif. Di Kudus misalnya, pihak Bea Cukai banyak menemukan rokok-rokok ilegal yang masih beredar di pasaran.

“Keberadaan rokok dan cukai palsu tersebut sangat merugikan industri rokok legal, serta penerimaan negara khususnya pendapatan cukai rokok. Sementara pengawasan peredaran rokok illegal jangan hanya diserahkan oleh pemerintah, namun ini adalah tanggung jawab kita semua baik stakeholder maupun masyarakat. Mari kita sama-sama mengawasi peredaran rokok illegal yang bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai yang akan dinikmati oleh warga dan masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah sebagai sentra produksi rokok”, ujarnya saat ditanyai pendapat soal dampak rokok illegal di Indonesia.

bungkus-rokok

Penerimaan cukai yang cukup besar memerlukan kontribusi aktif semua pihak. Tak hanya dari kalangan Bea cukai, satpol pp, namun juga masyarakat sekitar juga bisa berperan aktif. Begitu pun para pengusaha dan industri sigaret kretek, perlu untuk saling bahu membahu memberantas peredaran dan produksi rokok illegal. Jika semua dilakukan dengan rutin dan sama-sama berkontribusi aktif, target pendapatan cukai di tahun 2019 akan tercapai.

Semua ini demi keberlangsungan perekonomian dan pembangunan Negara. Hal ini penting karena sebagian besar APBN Negara disumbangkan cukup besar dari penerimaan pajak cukai rokok.