bungkus rokok

Jadilah Perokok Bijak: Jangan Merokok Sambil Berkendara

Merokok sambil berkendara kata sebagian orang mampu mengatasi rasa bosan saat macet. Sebagian orang lagi beranggapan bahwa merokok bisa menyingkirkan rasa kantuk. Tapi apa pun alasannya, bila kamu termasuk perokok bijak maka jangan sekali-kali merokok sambil berkendara.

orang merokok

Merokok sambil berkendara bisa membahayakan karena menurunkan konsentrasi ketika mengemudi. Sebab tak mungkin juga orang melakukan dua hal secara bersamaan dengan fokus bila otak mereka masih satu buah. Itulah sebabnya Anda perlu menahan rasa bosan selagi menghadapi kemacetan lalu lintas. Nah, jika tak tahan, mulut kecut dan sebagainya, maka menepilah dan merokoklah di ruang terbuka dan syukur-syukur kalau di bawah pohon yang sejuk.

rokok

Apabila Anda terserang kantuk selagi berkendara sudah barang tentu merokok bukan pilihan yang tepat untuk menyingkirkan rasa kantuk. Terlebih Anda sedang mengemudi. Kenapa? Karena daya konsentrasi Anda bisa anjlok. Maka pilihan yang terbaik adalah menepi dan sedikit goyang-goyangkan badan. Nah di saat itu pula adalah saat-saat yang tepat untuk merokok dengan relaks.

bungkus rokok

Tetapi argumentasi paling kuat mengapa merokok sambil berkendara tak cocok dilakukan adalah karena di jalan tidak ada asbak atau tempat sampah. Sebagai perokok yang peduli dengan kebersihan maka sudah barang tentu aktivitas merokok sambil berkendara sama sekali tidak perlu dilakukan.

Anda cukup bersabar saja untuk mencapai tujuan dan mencari tempat khusus merokok, kemudian nikmati sebatang atau dua batang rokok dengan santai.

bungkus rokok

SIM, Surat Izin Merokok ala Pondok Pesantren Lirboyo

Bagi kalangan Nahdliyin, merokok memang sudah menjadi salah satu hal yang biasa. Banyak Kiai dan ulama NU yang memperbolehkan merokok. Maka, tak heran jika kemudian budaya merokok pun tumbuh dengan subur di kalangan pesantren-pesantren NU.

orang merokok

Nah, salah satu kisah unik soal merokok di kalangan pesantren ini tergambar jelas di Pondok Pesantren Lirboyo.

Walau ada banyak area di pondok yang memang dilarang untuk merokok, namun pesantren tetap mengakomodir para santri perokok yang memang ingin merokok.

rokok

Uniknya, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh santri bila ingin merokok, yaitu punya SIM, alias Surat izin merokok.

SIM ini menjadi semacam surat otoritatif bagi santri untuk bisa merokok.

orang merokok

Untuk mendapatkan SIM ini, ada beberapa syarat dan mekanisme yang harus dipenuhi, di antaranya adalah berusia minimal 20 tahun, membuat surat keterangan restu orang tua yang menunjukkan bahwa si anak diperbolehkan untuk merokok, mendapatkan formulir pemotretan yang diperoleh dengan melampirkan surat keterangan restu orangtua kepada sektretaris pondok.

rokok

Nah, SIM ini nantinya wajib dibawa oleh santri saat merokok. SIM ini juga wajib dibawa jika si santri akan membeli rokok di warung di area pondok.

Hahaha, ada-ada saja.

bungkus rokok

Rokok Pucuk Punya Penikmat Tersendiri

Sangat menarik membahas tentang khazanah per-rokok-an di nusantara ini. Banyak yang tak tahu bahwa Indonesia punya banyak sekalijenis varian rokok tradisional yang tersebar di seluruh penjuru daerah. Banyak dari rokok-rokok tradisional itu tumbang karena tergerus oleh persaingan perdagangan rokok nasional, namun tak sedikit pula yang bisa terus bertahan.

orang merokok

Berbagai jenis rokok yang bisa terus bertahan biasanya karena memang punya segmen penikmat tersendiri. Misal rokok klobot jagung yang tetap disukai oleh para nelayan karena tak mudah basah terkena air, atau rokok terapi yang banyak disukai oleh orang-orang sepuh.

rokok klobot

Dari sekian banyak rokok tradisional, rokok pucuk menempati satu ruang tersendiri di hati masyarakat Palembang. Rokok pucuk adalah rokok khas yang diproduksi di Kelurahan 3 Ulu, Palembang. Rokok ini mampu bertahan sampai sekarang.

Rokok ini cenderung mempunyai penikmat tersendiri. Pemasarannya pun sampai ke Thailand, Malaysia, dan Singapura. Meski jumlahnya kecil bila dibandingkan dengan produksi rokok kretek atau rokok putih yang menggunakan bahan baku tembakau.

rokok pucuk

Salah seorang warga Ogan Ilir, Narto (40) seperti yang dikutip Beritagar.id, mengaku aroma daun nipah sembari merasai kopi kerap bikin rindu. “Sejak muda saya sudah merokok pucuk ini,” katanya.

Ia mengaku membeli rokok pucuk seharga Rp2 ribu per ikat di pasar mingguan yang dekat dengan kampungnya.

“Satu ikat berisi 50 batang, bisa tahan sampai dua minggu. Orang-orang sini (Ogan Ilir) lebih banyak memakai rokok pucuk.” Harganya yang jauh lebih murah daripada rokok biasanya menjadi alasan lain bagi pria yang berprofesi sebagai petani ini.

bungkus rokok

Etika Dasar Merokok di Tempat Umum

Merokok memanglah aktivitas yang dilindungi oleh undang-undang, meski demikian, seorang perokok tentu saja saja tidak boleh merokok sembarangan, hal ini karena tidak semua orang nyaman dengan asap rokok, sehingga para perokok sudah selayaknya memiliki kewajiban untuk menjalankan etiket merokok, utamanya bila berada di tempat umum.

orang merokok

rokok

Nah, berikut ini ini adalah beberapa etika dasar merokok di tempat umum yang harus dipahami betul oleh para perokok:

1. Jangan merokok di kawasan yang bertuliskan “Dilarang Merokok”
2. Jangan merokok di dekat ibu hamil
3. Jangan merokok di dekat anak kecil atau balita
4. Jangan merokok di tempat keramaian yang padat dan minim ventilasi udara
5. Minta izin kepada orang terdekat apabila anda terpaksa merokok
6. Jangan merokok sambil tiduran. Bisa saja kamu tertidur, ini bisa berakibat kebakaran.

rokok dan kopi

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Mematikan Rokok Secara Sempurna

Mematikan api pada puntung rokok merupakan hal sederhana, saking sederhananya membuat para perokok tidak perhatian terhadap ini. Padahal terdapat teknik sederhana untuk mematikan rokok secara sempurna. Sebagai berikut:

1. Pastikan Rokokmu Telah Pendek

Rokok yang masih panjang terlalu sayang untuk dimatikan dan dibuang karena tahu sendiri kan harga rokok terus melejit naik. Jadi sebelum mematikan rokok kalian, hitung dulu rupiah yang terdapat di sana. Itu adalah cara efektif untuk berhemat apalagi di tanggal tua.

bungkus rokok

2. Patahkan Ujung Bakar Rokok

Mematahkan ujung bakar rokok adalah cara pertama dari langkah mematikan rokok secara aman. Cara ini akan membuatmu bisa memisahkan bagian rokok yang masih terdapat bara api dan yang tidak.

orang merokok

3. Tekan Bara Api

Cara selanjutnya, setelah rokok terpisah antara yang masih terdapat bara api dan yang tidak, adalah menekan bagian bara api sampai tidak terbakar dan asapnya lenyap. Bagian yang tidak terdapat nyala api dan masih di jari itu yang digunakan untuk menekan dan mematikan bagian rokok yang masih terdapat bara api.

rokok

4. Pastikan Tidak Ada Lagi Api di Asbak

Sebelum meninggalkan tempat membuang puntung rokok sebaiknya kalian periksa sekali tempat itu. Pastikan tidak ada api yang tersisa dari puntung rokok kalian. Cara terakhir ini menyempurnakan martabat kalian sebagai perokok.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

bungkus rokok

Pesan dari Satu Batang Rokok yang Dibalik

Kerapkali ketika nongkrong, kita mendapati ada satu atau dua orang teman yang mempunyai kebiasaan, begitu membuka bungkus rokok segera satu rokok dujumputnya tapi tak dirokok. Satu rokok tersebut dikembalikan lagi dengan ujung dibalik. Biasanya bagian tak berfilter diperlihatkan.

bungkus rokok

Jika anda adalah seorang perokok, maka fenomena ini mungkin pernah anda dapati dalam lingkungan pergaulan anda sesama perokok.

rokok

Nah, jika anda mengira kebiasaan ini sebagai kebiasaan yang tak ada maksudnya, maka anda salah besar. Sebab, kebiasaan ini rupanya adalah kebiasaan lumrah bagi sebagian perkok untuk menyampaikan pesan. Jika kamu mendapati teman yang punya kebiasaan itu, maka ia sebenarnya hendak menyampaikan pesan bahwa satu rokok tersebut akan menjadi rokok terakhir yang dihisapnya.

rokok

Artinya, kamu diperbolehkan mengambil berapa batang pun asal jangan rokok yang dibalik. “Laste” alias Rokok penghabisan, begitulah istilah lazimnya.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Bungkus Rokok

TIPS ASYIK MENGEMAS BUNGKUS ROKOK

Pemberlakuan bungkus rokok wajib mencantumkan peringatan bergambar seram yang mulai diberlakukan pada 24 Juni 2014, membuat sebagian perokok mencari agar tidak melihat gambar peringatan tersebut. Cara-cara yang dilakukan cenderung unik dan asyik, sebagai berikut:

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

1. Tutup dengan Telepon Genggam
Bagi yang suka ngobrol, nongkrong, ngopi, sambil merokok dan merasa risih dengan bungkus rokok dengan peringatan bergambar bisa mengantisipasinya dengan cara ini. Kemasan rokok juga tidak seberapa besarnya. Kalau merasa risih cukup ditindih dengan telepon genggam. Alhasil, gambar editan Photoshop mulut rusak, paru-paru, dan tenggorokan, nggak akan menggangu kenikmatan kalian.

Bungkus Rokok

Bungkus Rokok

2. Anggap sebagai Ruang Berkreativitas
Peringatan bergambar mengambil seperampat bagian dalam bungkus rokok, di bagian depan dan belakang, Itu hanya sebagian kecil. Dan untuk menghilangkannya, kamu bisa menyobek bagian itu dan mengantikannya dengan gambar lucu melalui lukisan atau gambar. Langkah ini hitung-hitung memberi kesempatan bagimu untuk menyalurkan kreativitas.

3. Beli Eceran
Ancaman visual tak sedap akibat gambar peringatan yang wajib tersedia di bungkus rokok bisa terhindarkan apabila kamu membeli rokok secara eceran atau ketengan. Santai saja, dengan cara ini selain lebih irit juga membuat kamu pasti terhindar dari gambar seram.

Rokok

Rokok

4. Buang Bungkus Rokok pada Tempatnya
Ingat, jangan membuat hina orang merokok dengan membuang bungkus rokok sembarangan. Kebersihan itu sebagian dari iman para perokok. Makanya, setelah membeli rokok buang bungkus rokok pada tempatnya, cukup isap isinya saja.

Foto oleh : Eko Susanto

orang merokok

TERKUAK! SOSOK PRIA DALAM IKLAN DAN BUNGKUS ROKOK

Bila Anda melihat iklan-iklan rokok yang berproduksi setelah pertengahan bulan Juni 2014, maka Anda akan melihat sosok pria sedang menghisap rokok dan di sampingnya terdapat tengkorak, lalu di bawahnya ada peringatan “Merokok Membunuhmu”. Siapakah dia? Apakah dia orang Indonesia? Mengapa dia selalu muncul di iklan rokok? Banyak sekali perntanyaan tentang sosok pria tersebut. Jangan-jangan orang Indonesia yang mati akibat dibunuh oleh rokok.

bungkus rokok

bungkus rokok

Sosok Orang Merokok dalam Iklan Merokok Memunuhmu Bukan Orang Indonesia

Selidik punya selidik, ternyata sosok wajah berkulit sawo matang dengan kumis lebat dan rambut lebat yang terdapat dalam iklan rokok “Merokok Membunuhmu” bukan orang Indonesia. Gambar itu diimpor dari Thailand, dan lebih dahulu digunakan sebagai gambar peringatan di sana sejak 2012.

Tidak ada yang tahu dengan alasan apa sosok itu diimpor dari Thailand, selain cara itu sama sekali memperlihatkan bahwa pegiat antirokok tidak kreatif. Bahkan untuk pekerjaan sederhana memotret orang Indonesia yang merokok tidak dilakukan. Atau barangkali, sulit sekali menemukan orang Indonesia yang merokok terlihat tidak bahagia.

bungkus rokok

bungkus rokok

Kebijakan Impor Bungkus Rokok Seram

Mulai bulan Juni 2014, peraturan terkait kemasan bungkus rokok yang diedarkan di Indonesia wajib memasang gambar peringatan yang seram. Kebijakan yang tertuang dalam PP 109 Tahun 2012 ini mengadopsi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Kesepakatan yang melibatkan berbagai negara dan paling cepat dalam merumuskan kesepakatan itu dalam sejarah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menuai kecaman.

rokok

rokok

Sebab, di balik kecepatan meraih keputusan itu disebabkan ada aliran dana dari beragai Perusahaan Multinasional Farmasi yang mempunyai kepentingan dari bisnis nikotin. Dimana bila nikotin masih bebas beredar di pasaran dalam bentuk rokok, maka nilai ekonomis dari bisnis nikotin yang disiapkan oleh Perusahaan Multinasional Farmasi akan sulit untuk dijalankan.

Foto oleh : Eko Susanto